Anak Buah Purbaya Ramal Ekonomi RI Tumbuh 5,45% di Q4
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio N. Kacaribu memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 akan mencapai 5,45%.
Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya, 5,21%. Febrio mengatakan pertumbuhan ekonomi yang terakselerasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perbaikan aktivitas manufaktur. Selain itu, tentunya konsumsi rumah tangga juga menjadi pendorong utama. Khusus di kuartal IV-2025, konsumsi meningkat cukup tajam.
"Di Q4 akan cukup tinggi karena tadi pembalikan sentimen juga kepercayaan dari konsumen juga meningkat, confidence-nya meningkat ditambah, kita kan stimulus juga banyak jadi nanti kelihatan di bagian konsumsi-nya," kata Febrio saat ditemui di DPR, Rabu (4/2/2026).
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,45% pada kuartal IV-2025. Hal ini ia tegaskan menjelang pengumuman realisasi pertumbuhan ekonomi yang akan sampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (5/2/2026).
"Kalau angka saya segitu-segitu saja, 5,45% kan. Kuartal IV doang," kata Purbaya, kemarin (3/2/2026).
Purbaya mengatakan, dengan capaian pertumbuhan itu, maka keseluruhan tahun ekonomi Indonesia akan bisa mendekati target APBN 2025 sebesar 5,2%.
Meski begitu, ia menekankan, proyeksi itu tentu belum tentu benar, karena realisasi pertumbuhan hanya diketahui BPS tanpa adanya intervensi dari pemerintah.
"Kita lihat saja, saya enggak tahu angka yang keluar kan, kalau tebakan saya sih 5,2%, tapi kan kita enggak tahu, nanti salah lagi, jadi saya enggak intervensi BPS, saya enggak tahu," paparnya.
(haa/haa)[Gambas:Video CNBC]