MARKET DATA

Purbaya Ungkap 3 Sektor Paling Banyak Restitusi Pajak di 2025

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
04 February 2026 15:48
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penerimaan pajak sepanjang 2025 menghadapi tantangan yang luar biasa. Pada semester I-2025, penerimaan pajak mengalami kontraksi akibat moderasi harga dan kenaikan restitusi.

"Peningkatan restitusi yang merupakan tata kelola pengelolaan PPN yang sehat diperlukan untuk menjaga arus kas dan kelangsungan usaha wajib pajak. Namun secara akuntasi kebijakan ini menekan penerimaan neto pada waktu berjalan," papar Purbaya, Rabu (4/2/2026).

Adapun, menurut data Kemenkeu, restitusi pajak meningkat sepanjang 2025. Peningkatan signifikan, kata Purbaya, terjadi pada PPh Badan dan PPN Dalam Negeri (DN).

Secara kumulatif, Purbaya menuturkan nilai restitusi mencapai Rp 321 triliun atau tumbuh 35,9%.

"Penyumbang sektornya perdagangan besar khususnya seperti bahan bakar, industri kepala sawit dan pertambangan batu bara," ujarnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kemenkeu Catat Setoran Pajak RI Tembus Rp1.135 T per Agustus 2025


Most Popular
Features