Setoran Bea Cukai Merosot 14% Januari 2026, Purbaya: Harga CPO Turun

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Rabu, 04/02/2026 15:49 WIB
Foto: Pimpinan Danantara bersama sejumlah pejabat RI, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat doorstop media di Lobby Utara, Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, penerimaan kepabeanan dan cukai melorot pada Januari 2026.

Pada awal tahun ini, setoran bea dan cukai hanya senilai Rp 22,6 triliun, turun sekitar 14% dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu Rp 26,3 triliun.

"Penerimaan bea dan cukai mengalami kontraksi sebesar 14%," kata Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2026).


Purbaya menjelaskan, merosotnya setoran bea dan cukai dipicu oleh kenaikan impor untuk barang-barang yang terkena tarif 0%. Besaran kenaikannya kata dia mencapai 29% secara tahunan.

"Dipengaruhi lonjakan impor dengan tarif 0% sebesar 29%," tuturnya.

Selain itu, turunnya penerimaan bea dan cukai kata dia tak terlepas dari pengaruh merosotnya harga minyak mentah kelapa sawit atau CPO dari US$ 1.059/MT menjadi US$ 916/MT atau turun 13,5%.

"Terkoreksi sebesar 13,5% itu," papar Purbaya.


(arj/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Disebut Bakal 'Di-Noel-Kan', Purbaya: Gue Gak Terima Duit