Purbaya ke Investor: Jangan Cemas, Saya Menteri Pintar!

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 03/02/2026 18:21 WIB
Foto: Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa meraih penganugerahan special awards kategori Game Changer of the Year dalam acara CNBC Indonesia Awards 2025 di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, Kamis, (11/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakinkan investor untuk jangan takut berinvestasi di Indonesia. Pasalnya, Menteri Keuangan (dirinya) adalah menteri yang pintar dalam mengawal ekonomi RI.

"Jadi jangan khawatir untuk berinvestasi di negara ini. Saya adalah menteri yang cerdas," tegasnya di acara IES IBC 2026 di Shang Rila Hotel, Jakarta pada Selasa (3/2/2026).

Dirinya menjawab kekhawatiran investor akan kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai tidak stabil.


Purbaya pun mengakui memang ekonomi melambat pada dua tahun terakhir dan mencapai dasarnya pasa saat ada demo besar-besaran bulan Agustus 2025. Menurut Purbaya, ini disebabkan karena kondisi kesejahteraan masyarakat yang rendah dan pekerjaan yang sulit.

"Dalam dua tahun terakhir, mungkin, mereka telah melihat ekonomi Indonesia terus melambat. Puncak terendah pertumbuhan ekonomi terjadi pada Agustus tahun lalu, ketika semua orang turun ke jalan karena perut mereka mulai sakit. Tidak ada pekerjaan dan segalanya," imbuhnya.

Namun, grafik lemah tersebut kemudian berbalik arah. Kini, ekonomi Indonesia diklaim Purbaya semakin kuat.

"Jadi pemerintah saat ini menunjuk saya sebagai Menteri Keuangan dan meminta saya untuk mengubah arah ekonomi. Sekarang ekonomi bergerak ke arah yang benar, terus meningkat," ucap Purbaya.

"Tetapi setelah empat bulan apa yang terjadi di ekonomi, saya pikir jelas bahwa pemulihan ekonomi kuat, dan akan semakin kuat," imbuhnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa akan menerapkan transparansi untuk menguatkan fundamental ekonomi. Disamping itu, pemerintah juga telah menyediakan likuiditas yang kuat sebagai bensin penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Meskipun tergambar cukup progresif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, namun Purbaya menekankan tidak asal-asalan serta tetap prudent.

"Pengeluaran fiskal kita meningkat, memberikan stimulus kepada ekonomi, tetapi tidak melebihi batas 3% dari PDB, misalnya. Terlepas dari stimulus tersebut, kita tetap menjaga kehati-hatian fiskal," ujar Menkeu Purbaya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Disebut Bakal 'Di-Noel-Kan', Purbaya: Gue Gak Terima Duit