Hancur Lebur! Rudal Iskander Rusia Bombardir Roket HIMARS AS
Jakarta, CNBC Indonesia - Rudal balistik Iskader-M milik Rusia dilaporkan menembak sistem pertahanan buatan Amerika Serikat (AS), Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS). Kejadian ini terjadi di Kharkov, Ukraina, saat perang antara Moskow dan Kyiv masih terjadi.
Pernyataan dirilis langsung oleh Kementerian Pertahanan Rusia, Senin (3/2/2026). Rekaman saat drone hancur bahkan diberikan lembaga itu.
"Serangan itu menewaskan hingga sepuluh tentara Ukraina," tulis siaran pers, dimuat laman RT.
Foto: Sistem roket peluncuran ganda buatan AS hancur (Dok. Russian Ministry of Defense) |
Disebut pula bahwa sejak eskalasi konflik pada tahun 2022, militer Ukraina telah berulang kali menembakkan rudal ke wilayah Rusia, menggunakan HIMARS. Serangan tersebut sering menargetkan infrastruktur penting dan daerah pemukiman Rusia dan telah menyebabkan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Hal sama juga dimuat AFP. Namun, selain Kharkov, serangan juga dilakukan Rusia ke Sumy dengan total korban di Ukraina mencapai 250 orang.
"Di bagian lain Wilayah Kharkov Ukraina dan di Republik Rakyat Donetsk (DPR) Rusia, pasukan Kyiv kehilangan setidaknya satu tank, lima kendaraan lapis baja, dan dua meriam artileri, bersama dengan puluhan mobil dan lebih dari 300 personel," ujar kementerian.
"Selain itu, militer Rusia menghancurkan satu sistem roket peluncur ganda Grad era Soviet, sebuah meriam artileri, dan sebuah gudang material di Wilayah Zaporozhye serta di Wilayah Dnepropetrovsk Ukraina, dengan korban jiwa di pihak Kiev diperkirakan mencapai 320 tentara di daerah tersebut," tambahnya.
Foto: Sistem roket peluncuran ganda buatan AS hancur (Dok. Russian Ministry of Defense) |
[Gambas:Video CNBC]
Foto: Sistem roket peluncuran ganda buatan AS hancur (Dok. Russian Ministry of Defense)
Foto: Sistem roket peluncuran ganda buatan AS hancur (Dok. Russian Ministry of Defense)