Rangkuman Epstein Files Terbaru, Seret Trump-Eks Pangeran Inggris
Daftar Isi
- Andrew Undang Epstein ke Istana Buckingham
- Sarah Ferguson Sebut Epstein "Saudara yang Selalu Diinginkan"
- Epstein Kirim Uang ke Suami Lord Mandelson
- FBI Terima Tuduhan Terkait Donald Trump
- Elon Musk Tanya soal Pesta di Pulau Epstein
- Ketua Olimpiade LA Kirim Email Bernuansa Seksual
- Steve Tisch Disebut Lebih dari 400 Kali
- Pengacara Epstein Bahas Kerja Sama Sebelum Ia Tewas
Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah merilis jutaan dokumen terkait pelaku kejahatan seksual anak Jeffrey Epstein, dalam pengungkapan terbesar pemerintah sejak undang-undang tahun lalu mewajibkan publikasi arsip tersebut.
Berkas-berkas ini memperlihatkan bahwa sejumlah tokoh ternama dunia tetap menjalin hubungan dengan Epstein bahkan setelah ia divonis bersalah atas kejahatan seksual terhadap anak.
Epstein, mantan pengelola keuangan yang ternama, dihukum pada 2008 atas kejahatan seksual terhadap anak. Ia kemudian dikatakan tewas bunuh diri di sel penjara Manhattan pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan baru.
Rekannya, sosialita Inggris Ghislaine Maxwell, kini menjalani hukuman 20 tahun penjara di Amerika Serikat karena perdagangan seks anak.
Dokumen terbaru ini mengungkap berbagai korespondensi pribadi, transaksi keuangan, hingga percakapan yang melibatkan sejumlah tokoh politik, bangsawan, pengusaha teknologi, hingga pemilik klub olahraga.
Andrew Undang Epstein ke Istana Buckingham
Email yang baru dirilis menunjukkan bahwa mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor mengundang Epstein ke Istana Buckingham setelah masa tahanan rumah Epstein berakhir.
Pada 2019, Andrew pernah memberikan wawancara kontroversial kepada jurnalis Emily Maitlis dalam program Newsnight, di mana ia mengeklaim telah menjauh dari Epstein setelah vonis 2008 terkait pelecehan terhadap gadis 14 tahun di Florida. Namun, dokumen baru menunjukkan hubungan mereka tetap berlangsung.
"Kita bisa makan malam di Istana Buckingham dan punya banyak privasi," kata Andrew
Dua hari kemudian ia menulis, "Senang sekali kamu datang ke BP [Buckingham Palace]. Datanglah dengan siapapun dan aku akan ada di sini bebas dari sekitar jam 16.00."
Tidak jelas apakah pertemuan itu benar terjadi. Namun, 3 bulan kemudian, Epstein dan Andrew difoto berjalan bersama di Central Park, New York. Andrew sebelumnya mengklaim kunjungannya ke AS saat itu bertujuan untuk mengakhiri hubungan mereka secara langsung.
Dokumen juga menunjukkan bahwa sebulan sebelumnya Epstein menawarkan Andrew makan malam dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun yang ia sebut "cerdas, cantik, dan dapat dipercaya". Andrew menjawab bahwa ia akan "senang" bertemu perempuan itu, serta bertanya apakah Epstein "senang bisa bebas" dari tahanan rumah.
Beberapa foto dalam dokumen terbaru juga memperlihatkan Andrew tampak berjongkok di atas seorang perempuan tak dikenal yang terbaring di lantai.
Sarah Ferguson Sebut Epstein "Saudara yang Selalu Diinginkan"
Mantan istri Andrew, Sarah Ferguson, menyebut Epstein sebagai "saudara yang selalu saya inginkan" dalam sebuah email yang dikirim setahun setelah vonis kejahatan seksual Epstein.
Dalam email Agustus 2009, Ferguson menulis, "Saya tidak pernah lebih tersentuh oleh kebaikan seorang teman dibandingkan pujianmu kepada saya di depan anak-anak saya."
Ia mengisyaratkan bahwa ia dan kedua putrinya, Putri Beatrice dan Putri Eugenie, bertemu Epstein, meski saat itu Epstein sedang menjalani tahanan rumah. Tidak ada konfirmasi apakah Ferguson mengunjungi Epstein saat ia dibatasi di rumah.
Ferguson juga membahas bisnis merek pribadinya dalam email tersebut. Epstein diketahui memberi Ferguson setidaknya 15.000 poundsterling untuk membantu melunasi utang. Pada 2011, Ferguson menyebut hubungannya dengan Epstein sebagai "kesalahan penilaian yang sangat besar", tetapi kemudian mengirim email pribadi untuk meminta maaf kepadanya.
Epstein Kirim Uang ke Suami Lord Mandelson
Epstein tercatat mengirim 10.000 poundsterling kepada suami Lord Mandelson, Reinaldo Avila da Silva, setahun setelah vonisnya. Uang itu disebut untuk membiayai kursus osteopati.
Dalam email lain, Mandelson meminta untuk menginap di salah satu properti Epstein saat Epstein menjalani hukuman penjara yang memungkinkan ia bekerja di siang hari dan kembali ke sel pada malam hari.
Mandelson mengatakan kepada Guardian bahwa ia "salah" mempertahankan hubungan dengan Epstein, tetapi menegaskan ia "tidak pernah bersalah atau terlibat" dalam kejahatannya.
Ia dicopot dari jabatan duta besar Inggris untuk AS pada September lalu setelah terungkap mengirim pesan dukungan kepada Epstein pasca-vonis.
FBI Terima Tuduhan Terkait Donald Trump
Dokumen juga memuat daftar laporan kepada FBI mengenai Donald Trump, yang dikompilasi oleh National Threat Operations Center. Banyak di antaranya berupa tuduhan tentang pelecehan seksual yang melibatkan Trump, Epstein, dan tokoh lain.
Meski Trump disebut ratusan kali dalam berkas tersebut, ia selalu membantah terlibat dalam kejahatan Epstein. Ia mengakui pernah berteman dengan Epstein, namun hubungan mereka disebut merenggang sebelum Epstein dipenjara.
"Beberapa dokumen berisi klaim tidak benar dan sensasional terhadap Presiden Trump yang disampaikan ke FBI tepat sebelum pemilu 2020. Untuk memperjelas, klaim tersebut tidak berdasar dan palsu," kata Departemen Kehakiman AS.
Elon Musk Tanya soal Pesta di Pulau Epstein
Pengusaha teknologi Elon Musk disebut pernah berdiskusi dengan Epstein pada November 2012 tentang kemungkinan mengunjungi pulau milik Epstein.
"Hari/malam apa yang akan menjadi pesta paling liar di pulaumu?" tanya Musk.
Mereka kembali membahas kemungkinan kunjungan pada akhir 2013. Musk tidak dituduh melakukan pelanggaran, dan tidak jelas apakah ia pernah benar-benar datang.
Ia menyatakan di X bahwa tuduhan ia merencanakan kunjungan lain pada 2014 adalah tidak benar.
Ketua Olimpiade LA Kirim Email Bernuansa Seksual
Casey Wasserman, ketua komite Olimpiade Los Angeles, mengirim email kepada Ghislaine Maxwell.
"Aku memikirkanmu sepanjang waktu. Jadi, apa yang harus kulakukan agar bisa melihatmu memakai pakaian kulit ketat?" tulis email tersebut.
Dalam email lain tahun 2003, Maxwell menawarkan pijatan yang bisa "membuat seorang pria liar". Wasserman menanggapi salah satu pesan, "atau semacam itu."
Dalam pernyataannya, Wasserman mengaku menyesal "Saya sangat menyesali korespondensi saya dengan Ghislaine Maxwell," dan menegaskan itu terjadi "jauh sebelum kejahatan mengerikannya terungkap."
Steve Tisch Disebut Lebih dari 400 Kali
Pemilik bersama New York Giants Steve Tisch disebut lebih dari 400 kali dalam dokumen. Email menunjukkan Epstein menghubungkannya dengan banyak perempuan.
"Kami punya hubungan singkat bertukar email tentang perempuan dewasa, serta membahas film, filantropi, dan investasi. Saya tidak pernah menerima undangannya atau pergi ke pulaunya," kata Tisch dalam pernyataan resmi.
Pengacara Epstein Bahas Kerja Sama Sebelum Ia Tewas
Kurang dari 2 minggu sebelum kematian Epstein, pengacaranya bertemu jaksa federal Manhattan dan membahas kemungkinan kerja sama.
"Pada 29 Juli 2019, FBI dan jaksa bertemu dengan pengacara Epstein, yang secara umum membahas kemungkinan penyelesaian kasus dan kemungkinan kerja sama terdakwa," kata FBI.
Memo lain berjudul Jeffrey Epstein Significant Case Notification memberikan detail tambahan, menunjukkan negosiasi itu berlangsung hanya beberapa hari sebelum Epstein ditemukan tewas di selnya.
(luc/luc)[Gambas:Video CNBC]