Netizen Keluhkan Susah Dapat Emas, Ini Respons Antam
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengakui tingginya permintaan produk logam mulia Antam memunculkan berbagai keluhan di media sosial karena sulitnya mendapatkan produk tersebut.
Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk Handi Sutanto menjelaskan membludaknya minat masyarakat terhadap logam mulia akhir-akhir ini telah memicu antrean panjang. Bahkan, trafik pembelian emas Antam meningkat hingga 100 kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Menurut dia, sebelum diterapkan antrean online, banyak dari masyarakat yang rela untuk mengantre hingga seringkali menyebabkan keresahan diantara mereka. Sehingga, Antam akhirnya menerapkan sistem berbasis antrian online.
"Masyarakat bisa datang seperti kita mengurus perpanjangan paspor, ada slot waktunya, sehingga itu lebih teratur. Cuman masyarakat tetap mengeluh, ah ini jarang dapat kami, ini terkesan dijatahkan jadinya," kata Handi dalam acara Gold Outlook 2026 CNBC Indonesia, Jumat (30/1/2026).
Ia pun menegaskan bahwa Antam berusaha menjalankan misi sebagai BUMN bukan hanya mencari profit, melainkan juga melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Perusahaan selalu berupaya memastikan distribusi emas dilakukan secara adil dan merata.
"Memastikan barang yang kami distribusikan itu teralokasi dengan adil dan merata. Memang demand yang luar biasa, sehingga ini yang tidak bisa mengejar," ujarnya.
(pgr/pgr)[Gambas:Video CNBC]