MARKET DATA
Gold Outlook 2026

Minat Emas Membludak, Antam Ungkap Fenomena Jastip

Verda Nano Setiawan,  CNBC Indonesia
30 January 2026 17:40
Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk, Handi Sutanto menyampaikan paparan dalam acara Gold Outlook 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Foto: Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk, Handi Sutanto menyampaikan paparan dalam acara Gold Outlook 2026 di Menara Bank Mega, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menyampaikan bahwa membludaknya permintaan emas ANTAM telah memunculkan fenomena jasa titip (jastip) di kalangan masyarakat.

Direktur Komersial PT Aneka Tambang Tbk Handi Sutanto membeberkan bahwa sebelum sistem antrean online diterapkan, banyak pembeli menggunakan jasa pihak ketiga untuk sekedar mengantri emas.

"Dan kami membentuk sistem antrian di mana sebelumnya animo masyarakat yang begitu tinggi, itu menciptakan banyak ekonomi sampingan baru, usaha baru, yaitu jastip. Calo lah bahasa ini, jasa titip," kata Handi dalam acara Gold Outlook 2026 CNBC Indonesia, Jumat (30/1/2026).

Menurut Handi sebelum diterapkan antrean online, banyak antrean yang cukup panjang dan mengular. Sehingga seringkali menyebabkan konflik.

"Maka kami tata, kami pakai sistem online. Sehingga masyarakat bisa datang seperti kita mengurus perpanjangan paspor, ada slot waktunya, sehingga itu lebih teratur," ujarnya.

Namun demikian, meski sistem sudah ditata berbasis online, Handi mengaku pihaknya masih menerima keluhan dari masyarakat yang merasa kesulitan mendapatkan emas.

"Cuman masyarakat tetap mengeluh, ah ini jarang dapat kami, ini terkesan dijatahkan jadinya," ujarnya.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Video: Harga Emas Cetak Rekor, Antam Tembus Rp2,1 Juta Per Gram


Most Popular
Features