MARKET DATA

Misbakhun: PR Pemerintah Pastikan APBN 2026 Sehat Demi Rakyat

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
21 January 2026 08:10
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyampaikan paparan dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 kategori Best Insurance di Jakarta, Rabu (26/11/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyampaikan paparan dalam Road to CNBC Indonesia Awards 2025 kategori Best Insurance di Jakarta, Rabu (26/11/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Komisi XI DPR RI M.Misbakhun mengungkapkan tugas besar pemerintah tahun ini adalah harus mampu menjaga APBN tetap sehat demi kesejahteraan rakyat.

"Bapak-Ibu sekalian kalau kita perhatikan, agenda terbesar adalah memastikan APBN 2026 itu sehat," ucapnya saat memberikan sambutan di Outlook Perpajakan & Partnership Gathering IKPI 2026, Jakarta pada Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan tugas tersebut karena APBN adalah instrumen kemakmuran rakyat. Ia mencontohkan peran APBN dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Di dalam APBN kita semua program mengenai MBG, dimana intervensi negara untuk mengatasi bagaimana jangan sampai terjadi situasi generasi-generasi yang akan datang itu adalah generasi yang mengalami kegagalan gizi," ucap Misbakhun.

Ia mengatakan bahwa implementasi MBG sekarang sudah hampir mendekati rencana, yakni negara bisa menghadirkan 83 juta porsi makan per hari.

Selain MBG ada juga program biaya operasional sekolah dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat melalui BPJS yang juga ditopang oleh APBN. Tak hanya itu, Misbakhun juga menjelaskan peran penting APBN dalam mendorong UMKM naik kelas.

"UMKM pak, itu ada subsidi dari bunga KUR, yang tadinya harus berbunga pasar, diberikan yang untuk ultra mikro cuma 3%, yang mikronya menjadi 6%," ucapnya.

"Negara hadir puluhan triliun tiap tahun untuk mengatasi bagaimana jangan sampai terjadi tekanan kepada usaha kecil dalam mendapatkan akses permodalan dan pembiayaan," tegas Misbakhun.

Badan Gizi Nasional (BGN) mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 335 juta pada tahun 2026. Dengan anggaran tersebut, target penyaluran program MBG akan menyasar 82,9 juta penerima pada 2026.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ketua Komisi XI Beri 5 Saran Buat Menkeu Purbaya, Singgung Pajak-UMKM


Most Popular
Features