Update Tol Ujung Timur Jawa Siap Fungsional Lebaran 2026-Ini Rutenya
Jakarta, CNBC Indonesia - Proyek tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Segmen Gending-Paiton-Besuki sudah menunjukkan capaian progres yang positif.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian mengungkapkan, Tol Probowangi Seksi 1 dan 2 dari Gending hingga Paiton sudah sempat difungsionalkan pada masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Namun setelah Nataru selesai, ruas tol tersebut kembali ditutup untuk memenuhi persyaratan operasional secara penuh.
"Tol Probowangi Segmen Gending-Paiton progresnya cukup positif ya, karena sudah kami fungsionalkan saat Nataru 2025-2026. Setelah Nataru, ruas tersebut kami tutup kembali untuk memenuhi persyaratan operasional secara penuh," kata Wilan saat dihubungi CNBC Indonesia, Jumat (9/1/2026).
Sementara itu, untuk Tol Probowangi Seksi 3 yakni Paiton-Besuki, pembangunannya masih berlanjut dan saat ini progresnya sudah mencapai 92,24%.
"Saat ini, progres pembangunan Tol Probowangi Segmen Paiton-Besuki telah mencapai 92,24%," lanjut Wilan.
Dengan progres yang makin mendekati 100%, Wilan optimis Tol Probowangi ruas Paiton-Besuki dapat difungsionalkan pada masa arus Mudik dan Balik Lebaran 2026. Adapun fungsional tol ini nantinya mulai dari Gending hingga Besuki.
"Tol Probowangi Segmen Paiton-Besuki direncanakan dapat difungsionalkan pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Jadi dari Gending hingga Besuki," jelasnya.
Saat ini, untuk ruas Paiton-Besuki, sedang dilakukan proses pra-Provisional Hand Over (pra-PHO) dan ditargetkan dapat dilakukan PHO sebelum Ramadan 2026, sehingga diharapkan siap difungsionalkan pada Lebaran 2026.
Sebagai informasi, Tol Probowangi menjadi bagian dari Tol Trans Jawa dan bagian lanjutan dari tol Surabaya hingga Probolinggo.
Dalam pembangunannya, tol ini terbagi dalam tujuh seksi, yakni:
- Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km
- Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,2 km
- Seksi 3 Paiton-Besuki sepanjang 25,6 km
- Seksi 4 Besuki-Situbondo sepanjang 43,3 km
- Seksi 5 Situbondo-Asembagus sepanjang 16,76 km
- Seksi 6 Asembagus-Bajulmati sepanjang 37,45 km
- Seksi 7 Bajulmati-Ketapang sepanjang 29,21 km.
Lebih rinci, untul Seksi 1 dan 2 sudah difungsionalkan pada Nataru 2025-2026, Seksi 3 masih dalam proses pembangunan, dan Seksi 4 hingga 7, masih belum dimulai pembangunannya.
Tol Probowangi dengan total panjang 171,516 km ini akan menjadi titik akhir jaringan Jalan Tol Trans Jawa dengan masa konsesi 35 tahun dan total investasi mencapai Rp23,3 triliun.
Jika sudah terbangun nanti, maka ujung barat hingga ujung timur Pulau Jawa akan terhubung dengan jalan tol sehingga semakin mempermudah mobilitas orang, barang dan jasa.
(dce)