MARKET DATA
INTERNASIONAL

Trump Ancam Serang Kolombia Usai Invasi Venezuela dan Tangkap Maduro

luc,  CNBC Indonesia
05 January 2026 09:10
FILE PHOTO: U.S. President Donald Trump speaks as Secretary of State Marco Rubio and Secretary of Defense Pete Hegseth look on during a press conference following a U.S. strike on Venezuela where President Nicolas Maduro and his wife, Cilia Flores, were captured, from Trump's Mar-a-Lago club in Palm Beach, Florida, U.S., January 3, 2026. REUTERS/Jonathan Ernst/File Photo
Foto: REUTERS/Jonathan Ernst

Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman penggunaan kekuatan militer kembali dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kali ini dengan sasaran Kolombia.

Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Minggu (4/1/2026) waktu setempat, Trump secara terbuka mengatakan operasi militer terhadap pemerintah Kolombia adalah opsi yang menurutnya "terdengar bagus".

Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat berbicara dengan awak media di dalam pesawat kepresidenan Air Force One. Ia melontarkan tuduhan keras terhadap pemerintah Kolombia dan secara tersirat menyasar Presiden Gustavo Petro.

"Kolombia juga sangat sakit, dipimpin oleh orang sakit, yang suka membuat kokain dan menjualnya ke Amerika Serikat, dan dia tidak akan melakukan itu terlalu lama," kata Trump, dilansir Reuters.

Ketika ditanya secara langsung apakah Amerika Serikat akan mengejar opsi operasi militer terhadap Kolombia, Trump menjawab singkat, "Kedengarannya bagus bagi saya."

Ucapan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dengan sejumlah negara di Amerika Latin, menyusul operasi dramatis Washington yang menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro. Dalam operasi tersebut, pasukan Amerika Serikat menangkap Maduro dan menerbangkannya ke New York untuk menghadapi dakwaan terkait perdagangan narkoba.

Belum ada rincian lebih lanjut dari Gedung Putih mengenai apakah pernyataan Trump mencerminkan kebijakan resmi atau sekadar retorika politik. Tidak dijelaskan pula bentuk operasi militer yang dimaksud, maupun dasar hukum internasional yang akan digunakan jika langkah tersebut benar-benar diambil.

Pemerintah Kolombia hingga kini belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan Trump tersebut.

Yang jelas, ancaman ini berpotensi memicu kekhawatiran baru di kawasan, mengingat hubungan Washington dengan sejumlah negara Amerika Latin tengah berada dalam sorotan setelah serangkaian langkah keras AS yang diklaim sebagai bagian dari perang melawan narkotika.

 

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Perang Baru Meletus, Trump Makin Ganas Hukum Presiden Negara Ini


Most Popular
Features