Indeks Kualitas Air Indonesia Masih Rendah, Kenapa?

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
06 December 2022 15:41
Jurus KLHK Cegah Pencemaran Air Lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan (CNBC Indonesia TV) Foto: Jurus KLHK Cegah Pencemaran Air Lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dyah Murtiningsih mengungkapkan peran air sangat penting bagi kehidupan manusia, seperti halnya sumber daya lahan.

Sehingga pengelolaan air ujarnya harus benar-benar dilakukan sebaik mungkin dan pararel dengan pengembangan sumber daya lahan dalam konteks bentang lahan seperti daerah aliran sungai.

"Air merupakan sumber daya yang penting bagi kita seperti halnya sumber daya lahan, sehingga pengelolaan air harus parallel," ujar Dyah dalam spesial dialog dengan tema "Air untuk Kesejahteraan Bersama-Menuju 10th World Water Forum 2024 di Bali" yang diselenggarakan Kementerian PUPR bersama CNBC Indonesia, Selasa (6/12/2022).

Dyah mengatakan saat ini Indonesia sendiri punya indeks kualitas air yang masih rendah, karena badan air tercemar limbah domestik dan industri pertanian dan perternakan. Adapun pencemaran paling besar berdasarkan data BPS berasal dari limbah domestik.

Data BPS di 2021 ujarnya mencatat sebanyak 80,29% rumah tangga di Indonesia sudah punya septic tank, namun limbah dibuang ke lingkungan. Disisi lain jumlah pelanggan instalasi pengolah terpusat baru mencapai 138.519 sambugan rumah. Hal ini menyebabkan data tampung beban pencemar sungai terlewati.

"Dari kajian KLHK terdapat 10 DAS sudah terlewati daya tampung pencemaran, sedangkan 5 DAS masih belum terlewat. Yaitu benawan solo, kapuas, sadang, dan lainnya," ujar Dyah.

Melihat hal tersebut ujarnya, perlu penangulangan agar pengelolaan air bisa berjalan dengan baik, mulai dari melakukan penanaman, pembuatan daerah resapan, lahan basah buatan untuk pengolahan limbah perusahaan tambang dan lain-lain.

"Berbagai upaya perlu dilakukan ungtuk pengelolaan sumber daya air dengan konsep nature base soulsitin. Di antaranya mengembangkan infrastruktur hijau dan pembuatan lahan basah," terangnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Simak Jurus-jurus Gubernur Bali Tuntaskan Masalah Air Bersih


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading