Pengusaha Hotel Mulai 'Kipas-Kipas' Duit Gegara PNS & G20

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
01 November 2022 15:10
Villa 3 Kamar Dekat Pantai Jimbaran Dan Dekat Airport Bali. (Tangkapan Layar via rumahcom) Foto: Villa Dijual . (Tangkapan Layar via rumahcom)

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah melandainya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia, membuat pengusaha hotel mulai sumringah lagi. Kini tingkat hunian atau okupansi hotel berbintang di tanah air kembali melonjak.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (Disjas BPS) Setianto menjelaskan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 50,02%, naik 13,38 poin dibandingkan dengan TPK September 2021.

"Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK September 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 2,64 poin," jelas Setianto dalam konferensi pers, Senin (1/11/2022).

"Penyebab kenaikan diantaranya hotel bintang ini yang banyak digunakan untuk meeting sudah mulai dibuka dinas-dinas (Kantor Pemerintah/PNS) maupun pemda (pemerintah daerah), kemudian event seperti G20 di Bali, dan wisuda beberapa universitas," kata Setianto lagi.



BPS juga melaporkan, rata-rata lama menginap tamu hotel klasifikasi bintang selama September 2022 tercatat sebesar 1,64 hari, naik 0,05 poin dibandingkan September 2021, namun turun 0,02 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Beberapa provinsi yang mengalami peningkatan TPK tertinggi yakni di Kalimantan Timur (Kaltim) sebesar 60,25% diikuti oleh Lampung dan Jawa Timur masing-masing sebesar 55,22% dan 54,67%. Sementara itu, TPK terendah tercatat di Maluku sebesar 32,67%.

"TPK tertinggi Kaltim ini banyak hotel digunakan untuk meeting oleh dinas maupun pemda dan beberapa kementerian berkunjung ke kaltim terkait dengan percepatan IKN (Ibu Kota Nusantara)," jelas Setianto.

"Di Lampung juga meeting oleh beberapa dinas (PNS) dan pemda, serta festival layang-layang," kata Setianto lagi.



Secara rinci, tingkat hunian kamar hotel menurut klasifikasi bintang dan non bintang di Indonesia pada September 2022 yakni:

- Bintang 1 mencapai 31,08%
- Bintang 2 mencapai 48,38%
- Bintang 3 mencapai 49,09%
- Bintang 4 mencapai 54,39%
- Bintang 5 mencapai 53,51%
- Adapun TPK Non Bintang sebesar 23,39%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kiamat PNS Nyata, Jabatan 'Terlaris' Ini Akan Hilang Duluan


(cap/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading