TII & Pelindo Jajaki Kolaborasi Penguatan GCG

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
28 October 2022 16:15
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Foto: dok PT Pelabuhan Indonesia (Persero)

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) bekerja sama dengan organisasi masyarakat sipil gobal yang bergerak dalam bidang integritas dan anti-korupsi yakni Transparansi Internasional Indonesia (TII) untuk penguatan GCG di Pelindo.

Sebelumnya, saat kunjungan perdana dari TII ke Kantor Pusat Pelindo, kedua belah pihak berdiskusi tentang potensi kerja sama yang dapat dilakukan ke depan. Hadir dalam kunjungan ini Sekretaris Jenderal TII, J. Danang Widiyoko dan Deputi Sekretaris Jenderal TII Wawan Suyatmiko yang diterima langsung oleh Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Mulyono dan Group Head Satuan Pengawasan Internal Pelindo Widodo.

Dalam kesempatan ini TII meninjau secara langsung proses bisnis dan pelayanan operasional yang ada di pelabuhan Tanjung Priok, yakni melalui integrated planning and control room.

Di ruang ini terdapat dashboard Marine Traffic, Terminal Petikemas, Terminal Multi Purpose, dan Traffic Management untuk memudahkan komunikasi antara petugas pelayanan kapal dan pelayanan barang, sehingga terdapat sinergi antara kedua pelayanan tersebut, termasuk dalam data transaksi maupun eksekusi pekerjaannya.

"Pelindo berkomitmen penuh dalam penguatan kepatuhan GCG di setiap proses dan lini bisnis perusahaan," tegas Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Mulyono dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (28/10/2022).

Dia menjelaskan bahwa sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang patuh dan selaras dengan prinsip-prinsip GCG, Pelindo telah mengimplementasikan beberapa program kerja. Antara lain sosialisasi GCG di seluruh wilayah kerja Pelindo, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dan ISO 37001:2016, penandatanganan Pakta Integritas, pelaporan LHKPN secara rutin, dan aplikasi Single Whistle Blowing System (WBS) yang terintegrasi di Pelindo Group, dan pembentukan Unit Pengelola Gratifikasi (UPG).

Kemudian juga kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait upaya pemberantasan korupsi dan kerja sama dengan Kejaksaan (Jamdatun) terkait penanganan masalah hukum.

Sementara itu, pada bisnis inti perusahaan atau sisi operasional, kepatuhan GCG diterapkan Pelindo, yakni dalam penggunaan metode cashless payment untuk setiap transaksi, optimalisasi digitalisasi dalam proses operasional, serta pengadaan barang dan jasa bersama atau terpusat sehingga meminimalisir adanya tindak korupsi atau kecurangan yang mungkin terjadi.

"Ke depan kami akan terus memperkuat Area of Improvement tata kelola di berbagai lini perusahaan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Transparansi Internasional Indonesia," pungkas Ali.

Sekretaris Jenderal TII, J. Danang Widiyoko menyebut sebagai perusahaan berkelas dunia, Pelindo harus patuh dengan semua standar global. Utamanya mengadopsi prinsip-prinsip good governance, dengan menerapkan prinsip dan menjalankan bisnis yang transparan, akuntabel dan partisipatif, serta bersih dari korupsi dan berintegritas.

"Saya lihat Pelindo sudah mengadopsi semua, tantangannya adalah bagaimana pelaksanaan, implementasi dan evaluasinya. Harapan saya WBS-nya terus diperkuat karena dari situ upaya perbaikan bisa dilakukan. Kedepannya perlu dilakukan survei pada seluruh pihak yang berinteraksi dengan Pelindo sehingga mampu mendorong perbaikan ke arah yang lebih maju secara terus-menerus," ujar dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Idul Adha 1443 H, Pelindo Salurkan 500 Lebih Hewan Kurban


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading