Internasional

Menlu RI '4 Mata' dengan Menlu Rusia di New York, Bahas Apa?

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
23 September 2022 14:18
Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Rangkaian Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York, Kamis (22/9/2022). (Dok: twitter @Menlu_RI) Foto: Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Rangkaian Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York, Kamis (22/9/2022). (Dok: twitter @Menlu_RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Rusia Sergey Lavrov. Pertemuan itu diadakan di sela-sela Rangkaian Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York, Kamis (22/9/2022).

Dalam keterangan Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta, keduanya bertemu untuk membahas beberapa agenda bilateral dan juga global, termasuk di dalamnya implementasi kesepakatan yang dibicarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Presiden Putin di Moskow Juni lalu.

"Dibahas implementasi kesepakatan yang dicapai selama pertemuan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Indonesia Joko Widodo," tulis keterangan resmi yang dimuat dalam akun Telegram Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia, dikutip Jumat (23/9/2022).


Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Rangkaian Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York, Kamis (22/9/2022). (Dok: Kedubes Federasi Rusia)Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi dan Menlu Rusia Sergey Lavrov di sela-sela Rangkaian Sidang ke-77 Majelis Umum PBB di New York, Kamis (22/9/2022). (Dok: Kedubes Federasi Rusia)

"Dibicarakan pengembangan hubungan Rusia-Indonesia dan isu-isu regional dan internasional."

Seperti diketahui, Presiden Jokowi mengunjungi Rusia dan Ukraina pada akhir Juni lalu. Hal ini untuk memantau perkembangan pasca terjadinya perang antara kedua negara.

Kepada Putin, Jokowi mengatakan bahwa ia membawa isu perdamaian dan kemanusiaan dalam pertemuan itu. Jokowi menyampaikan bahwa penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan, termasuk juga membuka ruang-ruang dialog.

Jokowi pun menawarkan untuk menjadi jembatan komunikasi antara Putin dan juga Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia. Dalam konteks inilah, saya melakukan kunjungan ke Kyiv dan ke Moskow," tegasnya pidatonya dimuat Setkab.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sekjen PBB Sowan ke 'Kandang' Putin, Ada Apa?


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading