Jokowi Bawa Ratusan Triliun dari 3 Negara, Ini Kelanjutannya!

News - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
24 August 2022 22:00
Keterangan Pers Hasil Rapat Terbatas, Kantor Presiden, 24 Agustus 2022. (Tangkapan Layar Youtube) Foto: Keterangan Pers Hasil Rapat Terbatas, Kantor Presiden, 24 Agustus 2022. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia dan Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi Indonesia memberikan pernyataan usai melakukan Rapat Terbatas (Ratas) Kamis (24/8/2022). Airlangga mengungkapkan kelanjutan investasi dari kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Korea Selatan, Jepang, dan China.

"Dari Jepang, laporan Investasi Mitsubishi berkomitmen Rp 10 triliun untuk ekspander EV. Toyota Grup dengan investasi Rp 27,1 triliun untuk 2022-2026 kemudian beberapa investasi lagi, Glico dan sektor ritel," ungkap Airlangga, dikutip dari Youtube Sekretaris Presiden, Kamis (24/8/2022).

Sementara untuk investasi Negeri Ginseng, Bahlil memastikan jika investasi sebesar Rp 100 triliun tengah berjalan dengan target groun breaking akhir tahun ini atau awal tahun depan.

"Total US$ 6,7 miliar sebesar US$ 3,5 miliar merupakan kerja sama antara Posco dengan Krakatau Steel untuk pengembangan investasi baja untuk mobil baterai, semua perizinan dan insentif sudah clear," tegas Bahlil.

Kedua, Bahlil melanjutkan untuk pembangunan pabrik sepatu di Sragen menyerap pekerjaan 30 ribu orang juga dalam proses. Menurutnya, hal yang lain soal Korea, dalam diskusi dengan investor Korea adalah minat LG untuk masuk ke Ibu Kota Negara (IKN).

"Termasuk LG, sudah difasilitasi saat bertemu di Korea, Presiden arahkan percepatan," ungkap Bahlil.

Di Korea, LG dalam ekosistem baterai mobil semua masih dalam jadwal dan kerja, realisasi sebagian sudah jalan.

Bahlil juga menambahkan soal investasi Jepang yaitu Sojic yang ingin membangun pabrik metanol di Papua Barat. Menurutnya, pabrik metanol akan dibangun di Bintuni dan pabrik pupuk di Fakfak.

Terakhir dari China, Presiden melakukan bilateral beberapa hal penambahan ekspor CPO dan diarahkan percepatan kawasan industri di Kalimantan Utara dengan progres saat ini yaitu perizinan yang telah selesai dan infrastruktur yang mulai dikerjakan.

Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya ke tiga negara di kawasan Asia Timur. Ketiga negara tersebut yakni China, Jepang, dan Korea Selatan.

Kunjungan kerja Jokowi ke China, Jepang dan Korea Selatan membawa misi untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, baik itu perdagangan dan investasi. Hal ini dilakukan di tengah situasi dunia yang kian tidak pasti.

Dalam kunjungan ke tiga negara tersebut, Jokowi memang sempat melakukan pertemuan dengan investor kelas kakap dari Jepang dan Korea Selatan. Jokowi berhasil meraih kesepakatan investasi dengan total nilai yang diperkirakan lebih dari Rp 185 triliun.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Barang-barang Naik Semua! Apa Aksi Nyata Jokowi?


(mij/mij)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading