RI Masih Rawan! Kasus Kematian Covid Tembus 100 Sepekan

News - Maesaroh, CNBC Indonesia
08 August 2022 10:52
Suasana aktivitas di luar Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (3/2/2022). Pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet terus meningkat terus. Hingga Kamis (3/2/2022) tercatat sebanyak 5.000 pasien yang dirawat. Penambahan pasien COVID-19 belakangan ini konsisten di dua ratus kasus. Per Kamis (3/2), tercatat ada 268 kasus baru yang dilaporkan. Bahkan, berdasarkan catatan grafik bulanan RSDC Wisma Atlet Kemayoran, peningkatan rawat inap pasien COVID-19 melonjak tinggi sejak akhir Desember hingga Februari 2022. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) Foto: Suasana aktivitas di luar Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (3/2/2022). (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia mulai melandai pada pekan pertama Agustus 2022. Namun, angka kematian justru melonjak bahkan menembus 100 jiwa lebih dalam sepekan.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tambahan kasus Covid-19 selama sepekan terakhir (1-8 Agustus) menembus 37.860, melandai 2,31% dibandingkan pekan sebelumnya (25-31 Juli) yang menyentuh 38.756.

Ini adalah kali pertama dalam 11 pekan terakhir atau hampir tiga bulan lebih, kasus mingguan Covid-19 melandai. Dalam 10 pekan sebelumnya, kasus Covid-19 di Indonesia terus meroket bahkan pernah melonjak 105% pada pertengahan Juni.

Melandainya kasus Covid-19 pada pekan pertama Agustus, utamanya disebabkan penurunan kasus di Jakarta. Jakarta, Jawa Barat, dan Banten merupakan episentrum penyebaran subvarian Omicron BA.4, BA.5.

Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 di Jakarta menembus 15.574, turun 19,7% dibandingkan pekan sebelumnya.
Sebaliknya, kasus di Jawa Barat, Banten, hingga Jawa Timur tetap melonjak. Jawa Barat melaporkan tambahan kasus sebanyak 8.349 dalam sepekan terakhir, naik 17,2% dibandingkan pekan sebelumnya.

Jawa Timur melaporkan tambahan kasus sebanyak 3.103 atau melonjak 35,9% dalam sepekan. Sementara itu, Banten mencatatkan kenaikan kasus sebanyak 0,2% dibandingkan pekan sebelumnya. Kenaikan tajam juga dicatatkan Jawa Tengah yang melaporkan tambahan kasus sebanyak 955 atau melonjak 21,96%.

Namun, melandainya kasus justru dibarengi dengan lonjakan angka positivity rate. Dalam sepekan terakhir, angka positivity rate melonjak menjadi 10,12%, dari 9,23% pada pekan sebelumnya. Positivity rate pekan lalu sudah dua kali lipat di atas ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) yakni 5%.

Positivity rate mingguan pekan lalu juga menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Maret 2022.

Indonesia Masih Rawan Hingga Oktober
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading