Internasional

Biden 'Suntik' Ukraina Rp14,9 T Paket Senjata Mematikan!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
06 August 2022 07:30
Presiden Joe Biden bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, Rabu (1/9/2021). (AP Photo/Evan Vucci)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan menyiapkan paket bantuan keamanan untuk Ukraina yang diperkirakan mencapai US$ 1 miliar atau setara Rp 14,9 triliun (asumsi Rp 14,940/US$). Bantuan tersebut menjadi yang terbesar sejauh ini.

Dalam bantuan tersebut terdapat amunisi untuk senjata jarak jauh dan kendaraan transportasi medis lapis baja, menurut tiga sumber yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut, mengatakan kepada Reuters pada Jumat (5/8/2022).

Paket itu diharapkan akan diumumkan paling cepat Senin (8/8/2022) mendatang dan akan menambah sekitar US$8,8 miliar (Rp131,5 triliun) bantuan yang telah diberikan AS ke Ukraina sejak Rusia menyerang negara itu pada 24 Februari.


Para pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa Biden belum menandatangani paket senjata berikutnya. Mereka memperingatkan bahwa paket senjata dapat berubah nilai dan isinya sebelum ditandatangani.

Namun, jika ditandatangani dalam bentuknya yang sekarang, itu akan bernilai US$ 1 miliar dan termasuk amunisi untuk HIMARS, amunisi sistem rudal permukaan-ke-udara National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (NASAMS) dan sebanyak 50 transportasi medis lapis baja M113.

Paket baru tersebut mengikuti keputusan baru Pentagon untuk mengizinkan warga Ukraina menerima perawatan medis di rumah sakit militer AS di Jerman dekat pangkalan udara Ramstein.

Senin lalu, Pentagon juga mengumumkan paket bantuan keamanan terpisah untuk Ukraina senilai hingga US$550 juta (Rp8,2 triliun), termasuk amunisi tambahan untuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS).

Paket baru akan didanai di bawah Otoritas Penarikan Presiden (PDA), di mana presiden dapat mengizinkan transfer barang dan layanan dari saham AS tanpa persetujuan kongres sebagai tanggapan atas keadaan darurat.

Sejauh ini Amerika Serikat telah mengirimkan 16 HIMARS ke Ukraina dan pada 1 Juli berjanji akan mengirimkan dua NASAMS. AS juga sebelumnya mengirimkan 200 pengangkut personel lapis baja M113 ke Ukraina.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Biden Kirim Senjata Besar-besaran ke Ukraina, Ada Jet Tempur?


(tfa/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading