Internasional

Bukan Malaysia-Singapura, Tetangga RI Ini Status Darurat Lagi

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
01 August 2022 10:01
Foto udara desa Bin di Kotapraja Mingin di wilayah Sagaing setelah penduduk desa mengatakan desa itu dibakar oleh militer Myanmar, di Myanmar, Kamis (3/2/2022). (REUTERS/Stringer) Foto: Foto udara desa Bin di Kotapraja Mingin di wilayah Sagaing setelah penduduk desa mengatakan desa itu dibakar oleh militer Myanmar, di Myanmar, Kamis (3/2/2022). (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah junta Myanmar mengumumkan perpanjangan keadaan darurat di negara itu selama enam bulan lagi. Hal ini menyusul kekacauan yang terjadi sejak kudeta militer pada Februari tahun lalu.

Dalam laporan Reuters, Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing mengatakan bahwa dewan pertahanan dan keamanan nasional junta telah memberikan persetujuannya terkait pengambilan langkah ini.

"Anggota (dewan keamanan) dengan suara bulat mendukung proposal untuk memperpanjang periode keadaan darurat yang dinyatakan selama enam bulan lagi," lapor Global New Light of Myanmar dikutip Senin, (1/8/2022).

"Di negara kita, kita harus terus memperkuat 'sistem demokrasi multi-partai yang asli dan disiplin' yang merupakan keinginan rakyat," kata surat kabar itu mengutip Min Aung Hlaing.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta. Keadaan itu memicu konflik luas ke seluruh penjuru negara itu setelah tentara menghancurkan sebagian besar protes damai di beberapa kota.

Junta mengatakan telah mengambil alih kekuasaan karena kecurangan pemungutan suara dalam pemilihan umum November 2020 yang dimenangkan dengan mudah oleh partai pemenang Nobel Aung San Suu Kyi. Klaim ini sendiri telah mendapatkan sanggahan dari kelompok pemantau pemilu yang tidak menemukan bukti kecurangan massal.

Militer telah berjanji untuk mengadakan pemilihan baru pada Agustus 2023. Meski begitu, jadwal tersebut telah tertunda dan kelompok oposisi tidak percaya pemilihan yang direncanakan itu akan bebas dan adil.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tetangga RI Eksekusi Mati 4 Aktivis, Dunia Geram


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading