Batu Bara Minggir! IKN RI Hanya Akan Gunakan Energi Hijau

News - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
20 July 2022 16:45
Wujudkan Transisi Energi, Pertamina Targetkan Portofolio Energi Hijau 17% Tahun 2030 Foto: Dok Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan saat ini pemerintah tengah menyiapkan penyediaan energi hijau (green energy) untuk tenaga listrik ibu kota negara IKN Nusantara. Setidaknya hingga 2024, pembangkit EBT yang terpasang diproyeksi mencapai 130 Mega Watt (MW).

Menurut Arifin wilayah IKN Nusantara memiliki sumber energi terbarukan yang cukup beragam. Mulai dari matahari, angin, dan energi bersih seperti gas.

"Tadi kita menyarankan kalau kita harus mengutamakan energi bersih. Sekarang kan perencanaannya sudah dan tahun 2024 itu diperkirakan bisa terpasang 130 MW," ujar Arifin di Gedung Kementerian ESDM, Rabu (20/7/2022).

Dengan begitu, Arifin memastikan bahwa pasokan listrik untuk IKN Nusantara tidak lagi menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. Hanya saja pembangkit fosil akan dimanfaatkan sebagai backup jika diperlukan.

"Kita gak akan pakai, alternatifnya kalau fosil itu pakai gas, yang lebih bersih daripada batu bara," ujarnya.

Terpisah, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menegaskan kalau sudah ada banyak investor yang tertarik berinvestasi di mega proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Penegasan itu disampaikan Bahlil dalam konferensi pers, Rabu (20/7/2022).



"Saya ingin mengatakan bahwa investasi yang akan masuk IKN negara-negaranya sudah ada. Tapi kami tidak mungkin ngomong setiap hari, negara-negara ini, kita lama sudah kayak hari-hari omong kosong," ujarnya.

Lebih lanjut, Bahlil menekankan kalau pemerintah sudah memiliki rencana kerja yang jelas perihal IKN. Bahkan Presiden Joko Widodo pun sudah mengajak para pemimpin redaksi media massa untuk melihat dari dekat perihal eksekusi dari rencana kerja tersebut.

"2023 apa yang selesai, 2024 setelah kita pindah apa yang sudah pindah apa yang selesai," kata Bahlil.

"Jadi menurut saya tidak ada kata mundur. IKN harga mati dan harus jalan terus," lanjutnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jurus RI Kejar Target Energi Hijau di Tengah Over Suplai


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading