Internasional

Batu Bara RI Hati-hati, China Borong Terus Batu Bara Rusia

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
30 June 2022 13:00
Bongkar muat batu bara di China. (REUTERS/ALY SONG)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pengiriman batu bara Rusia ke China dilaporkan masih meningkat. Setidaknya ini dilaporkan S&P Global Market Intelligence dalam data terbarunya.

Pengiriman batu bara melalui laut naik 55% menjadi 6,2 juta ton dalam 28 hari pertama bulan Juni dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu (yoy). Pada bulan Mei, pasokan lintas laut Rusia ke China juga naik 20% menjadi 5,5 juta ton (yoy).

Sebenarnya, produksi dalam negeri di China juga meningkat. Data terbaru dari Biro Statistik Nasional China menunjukkan bahwa antara Januari dan Mei, produksi batu bara mentah naik 10,4% menjadi 1,81 miliar ton dibandingkan tahun lalu.


Sementara impor turun menjadi sekitar 96 juta ton atau turun 13,6%. Tapi diskon yang diberi Rusia membuat pembelian dari Moskow meningkat.

"Meskipun permintaan lebih rendah dan produksi batu bara domestik lebih tinggi, China telah membeli batu bara Rusia yang jauh lebih tinggi sejak Mei 2022," kata Associate Director S&P Global Market Intelligence Pranay Shukla, dikutip CNBC International, Kamis (30/6/2022).

"Ini karena Rusia telah menawarkan diskon yang sangat besar pada harga batubara internasional yang berlaku."

Rusia adalah produsen dan eksportir batu bara global utama. Tetapi sejak serangannya ke Ukraina, Moskow terpaksa menjual batu bara lebih murah setelah negara-negara seperti Jepang melarang impor komoditas itu dari Rusia.

"Impor batu bara secara keseluruhan ke China daratan (sebenarnya) lebih rendah karena berkurangnya permintaan karena penerapan penguncian sejalan dengan kebijakan 'Nol Covid Dinamis' yang ketat," kata Shukla lagi.

"Selain itu, harga batu bara internasional yang mencapai rekor tinggi, serta peningkatan produksi batu bara domestik di China, juga menjadi penyebab," tambahnya.

"Saat ini, asar akan sangat memperhatikan permintaan kuartal ketiga dari China karena kenaikan permintaan di sini bisa membuat harga batu bara internasional naik ke tingkat yang tak terbayangkan," jelasnya lagi.

Data bea cukai China menunjukkan Indonesia, Rusia, dan Mongolia sekarang menjadi eksportir batubara utama ke China. Australia sendiri tersingkir setelah China memberlakukan pembatasan pada batubara Australia pada tahun 2020.

Data pengiriman batubara laut Ruisa (Dok: Komoditas di Laut, Intelijen Pasar Global S&P)Foto: Data pengiriman batubara laut Ruisa (Dok: Komoditas di Laut, Intelijen Pasar Global S&P)
Data pengiriman batubara laut Ruisa (Dok: Komoditas di Laut, Intelijen Pasar Global S&P)


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Raksasa Batu Bara India Perdana Bakal Ekspor, Krisis Lewat?


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading