Gawat! Belum Ada Regenerasi Pekerja di Hulu Migas Sejak 2015

News - Verda Nano Setiawan, CNBC Indonesia
28 June 2022 16:55
Konfrensi Pers Indonesia HR Summit 2022 (IHRS) di Bali, Selasa (28/6/2022). (CNBC Indonesia/ Verda Nano Setiawan) Foto: Konfrensi Pers Indonesia HR Summit 2022 (IHRS) di Bali, Selasa (28/6/2022). (CNBC Indonesia/ Verda Nano Setiawan)

Bali, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat bahwa sejak 2015 tidak ada regenerasi pekerja di industri hulu migas. Sementara, sebanyak 22% pegawai akan memasuki masa usia pensiun dalam waktu 7 tahun mendatang.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menilai sumber daya manusia (SDM) memegang peranan yang strategis, terutama di tengah kondisi Hulu Migas yang sedang berusaha memenuhi target produksi migas nasional.

Namun demikian, dari sisi pengelolaan sumber daya manusia, industri hulu migas juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya yakni tidak adanya regenerasi pekerja sejak tahun 2015 silam.


"Profil sumber daya manusia di industri hulu migas saat ini cukup mature, 22% pegawai akan memasuki usia pensiun dalam 7 tahun. Hal ini ditambah dengan regenerasi talent cenderung rendah dikarenakan rekrutmen fresh graduate cenderung menurun bahkan tidak dilakukan sejak 2015," kata Dwi dalam acara Indonesia Human Resources Summit (IHRS) 2022 Bali, Selasa (28/6/2022).

Sementara, program eksplorasi masif pun juga mengalami tantangan yang serupa. Hal itu dikarenakan core talent di bidang G&G jumlahnya cukup terbatas dan upah yang diterima pekerja relatif kurang kompetitif bila dibanding negara lain.

Adapun berdasarkan data SKK Migas pada tahun 2020, jumlah pekerja di Industri hulu migas tercatat sebanyak 22.609 pekerja. Sementara pada kuartal 1 2022, pekerja di industri migas sudah tercatat, 19.243 pekerja dan diperkirakan pada kuartal 2 juga terus meningkat.

Pada tahun ini, setidaknya terdapat sejumlah tantangan kerja di bidang SDM, diantaranya kelangkaan tenaga ahli (master expert migas) dan proses alih kelola untuk wilayah-wilayah kerja kontrak kerja sama yang secara langsung berpengaruh terhadap kebutuhan tenaga kerja.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

SKK Migas Dorong Industri Hulu Beri Efek Ganda Ekonomi


(pgr/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading