Green Economic Forum 2022

Wow, Butuh Rp 343,6 Triliun Untuk Program Mitigasi Iklim

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
27 June 2022 15:49
Ilustrasi (Photo by Andreas Gücklhorn on Unsplash) Foto: Ilustrasi (Photo by Andreas Gücklhorn on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah berkomitmen mencapai target penurunan emisi lebih cepat dan net zero carbon lebih cepat. Meski demikian jalan untuk mencapai target ini tidak mudah, terutama untuk mendanai program terkait mitigasi dan perubahan iklim. 

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM, Indra Darmawan mengatakan, dibutuhkan Rp 343,6 triliun per tahun untuk membiayai program terkait mitigasi perubahan iklim. Sementara secara anggaran, pemerintah hanya mampu menyediakan 29% dari jumlah tersebut.

"Kalau diurai beberapa sektor yang memerlukan, kehutanan, lahan, energi, transportasi, proses produksi, limbah, dan pertanian. Ini tantangan kita dalam melaksanakan program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Ini juga dihadapi negara di seluruh dunia," kata Indra dalam CNBC Indonesia Green Economic Forum, Senin (27/6/2022).


Selain pendanaan, isu geopolitik pun menjadi salah satu hambatan bagi transisi pada energi hijau. Akibatnya, kebutuhan jangka pendek seperti krisis pangan dan krisis energi masih menjadi masalah utama.

"Di antara keduanya ada hal yang tidak kalah pelik, yakni funding dan gangguan distribusi rantai pasok dan inflasi yang mengikuti. Ini cukup menghambat upaya untuk melaksanakan ekonomi hijau," tambahnya. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BKPM Ungkap 3 Problem Utama Transisi ke Ekonomi Hijau


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading