Internasional

China Uji Coba Sistem Pencegat Rudal, Ada Ancaman?

News - luc, CNBC Indonesia
20 June 2022 10:50
FILE - In this Oct. 1, 2019, file photo spectators wave Chinese flags as military vehicles carrying DF-41 ballistic missiles roll during a parade to commemorate the 70th anniversary of the founding of Communist China in Beijing. Trucks carrying weapons including a nuclear-armed missile designed to evade U.S. defenses rumbled through Beijing as the Communist Party celebrated its 70th anniversary in power. China appears to be moving faster toward a capability to launch its newer nuclear missiles from underground silos, possibly to improve its ability to respond promptly to a nuclear attack, according to an American expert who analyzed satellite images of recent construction at a missile training area. (AP Photo/Mark Schiefelbein, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - China melaporkan telah melakukan uji coba sistem pertahanan darat pencegat rudal yang diklaim sukses. Kementerian Pertahanan menyatakan uji coba dilakukan pada Minggu (19/6/2022) malam.

Adapun, China telah meningkatkan penelitian ke semua jenis rudal, dari yang dapat menghancurkan satelit di luar angkasa hingga rudal balistik dengan hulu ledak nuklir. Hal itu sebagai bagian dari skema modernisasi ambisius yang diawasi langsung oleh Presiden Xi Jinping.

Sebelumnya, Beijing telah menguji pencegat rudal pada Februari 2021, dan sebelum itu pada 2018. Media pemerintah mengatakan China telah melakukan tes sistem anti-rudal setidaknya sejak 2010.


"Tes tersebut mencapai tujuan yang diharapkan," kata kementerian itu, seperti dikutip Reuters, Senin (20/6/2022). "Tes ini bersifat defensif dan tidak ditujukan ke negara manapun."

Perlu diketahui, China bersama dengan sekutunya, Rusia, telah berulang kali menyatakan penentangan terhadap penyebaran sistem anti-rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) AS di Korea Selatan.

China berpendapat radar kuat peralatan itu bisa menembus ke wilayahnya. China dan Rusia juga telah mengadakan simulasi latihan anti-rudal.

China telah memberikan sedikit rincian tentang program misilnya sendiri, selain dari pernyataan singkat sesekali oleh Kementerian Pertahanan atau di media pemerintah.

Pada 2016, Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa pihaknya terus melakukan uji coba sistem anti-rudal setelah gambar-gambar muncul di televisi pemerintah.

Beijing mengatakan teknologi semacam itu diperlukan untuk pertahanan dan keamanan nasional.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Uji Coba Rudal 'Raksasa', Korut Kena Sanksi Amerika Lagi


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading