Ini Dia yang Bikin Jokowi Tunjuk Zulhas & Hadi Jadi Menteri

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
15 June 2022 14:16
Presiden Joko Widodo Memberikan Keterangan Pers Usai Melantik Menteri dan Wamen Baru Kabinet Indonesia Maju, Istana Jakarta, 15 Juni 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Joko Widodo (tengah) memberikan keterangan pers usai melantik menteri dan wamen baru Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Rabu (15/6/2022). (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan alasannya melakukan perombakan kabinet kali ini. Terdapat dua menteri dan tiga wakil menteri yang dilantik Jokowi di Istana Kepresidenan. Mereka adalah:

Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan
Hadi Tjahjanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Raja Juli Antoni sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional
John Wempi Wetipo sebagai Wakil Menteri Dalam Negeri
Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Jokowi mengatakan, penunjukan lima pejabat baru itu dilakukan dengan pertimbangan menyeluruh.



"Rekam jejak, pengalaman, kemudian terutama untuk skill manajerial karena sekarang memang bukan hanya makro saja tapi mikronya juga harus secara detail dikerjakan," ujarnya.

Menurut Jokowi, Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional, memiliki pengalaman dan rekam jejak yang panjang di legislatif maupun eksekutif.

"Saya kira akan sangat bagus untuk menteri perdagangan. Karena sekarang ini untuk urusan pangan, yang berkaitan ini dengan rakyat ini memerlukan pengalaman lapangan, memerlukan kerja-kerja yang terjun ke lapangan untuk melihat langsung yang berkaitan utamanya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok rakyat," kata Jokowi.

Lebih lanjut, kepala negara mengatakan, urusan ekspor juga menjadi wewenang mendag. Akan tetapi yang lebih penting adalah urusan kebutuhan pokok di dalam negeri harus bisa dijaga.

Terkait Hadi, Jokowi mengatakan pengalaman sebagai Panglima TNI akan sangat bermanfaat dalam menjalankan tugas sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.

"Karena beliau dulu sebagai mantan panglima, menguasai teritori dan kira juga tahu Pak Hadi kalau ke lapangan juga bekerja sangat detail," ujarnya.

Oleh sebab itu, menurut Jokowi, urusan yang terkait sengketa tanah dan sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan. Kemudian kedua urusan sertifikat harus sebanyak-banyaknya juga bisa selesaikan.

"Dan saya meyakini Pak Hadi punya kemampuan untuk itu," katanya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Zulhas & Hadi Tjahjanto Masuk Kabinet, Jadi Menteri Apa?


(miq/miq)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading