Tembus Ratusan Miliar, Nih Besaran Uang Saku Jemaah Haji 2022

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
27 May 2022 11:55
Ilustrasi Foto Umroh, Dokuments Kementrian Agama

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan akan menyediakan kebutuhan uang saku untuk biaya hidup jemaah haji selama penyelenggaraan haji tahun ini.

BPKH bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia BRI menyiapkan uang cash sebesar 139.237.500 riyal atau sekitar Rp 542 miliar, seperti dikutip melalui keterangan resmi, Jumat (27/5/2022).


Arab Saudi sendiri pada tahun ini memberikan kuota haji Indonesia sebesar 100.051 orang. Kuota ini terdiri atas 92.825 haji regular dan 7.226 haji khusus.

Uang saku sebesar 1500 Riyal Arab Saudi atau sekitar Rp 5,8 juta akan dibagikan saat jemaah sudah masuk asrama pada 3 Juni 2022. Adapun pemberangkatan kloter jemaah haji pertama dilakukan pada 4 Juni 2022.

"Sudah menjadi tugas utama BPKH untuk mendukung pemerintah dalam penyelenggaraan haji di bidang pengadaan keuangan," kata Anggota Badan Pelaksana Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko BPKH Acep Riyana Jayaprawira, Jumat (27/5/2022).

Acep menjelaskan, uang saku yang dibagikan kepada para jemaah akan sangat bermanfaat saat proses ibadah haji berjalan nantinya.

Mengingat banyaknya jumlah jemaah dari seluruh dunia yang akan beribadah, ditambah tingginya mobilisasi di Arab Saudi, uang tersebut dapat digunakan dalam kondisi-kondisi mendesak.

Direktur Pengelolaan dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu Direktorat Jenderal PHU Kementerian Agama Jaja Jaelani berharap pelaksanaan haji tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan aman.

"Ini merupakan ridha Allah. Diharapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini aman, sesuai dengan syariah, tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan dan para peserta bisa menjadi haji yang mabrur," ujarnya.

Setelah dua tahun pandemi, tahun ini pemerintah Arab Saudi akhirnya kembali membuka gerbang internasional untuk kedatangan jemaah haji dari seluruh dunia. Sejumlah protokol kesehatan yang ketat akan diterapkan.

Pemerintah telah menyiapkan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah dan juga kesehatan.

Untuk akomodasi di Madinah, dipastikan jemaah akan menempati hotel di wilayah Markaziyah dengan jarak terjauh 650 meter dari Masjid Nabawi. Di Makkah, jarak terjauh hotel Jemaah adalah 4 km dari Masjidil Haram.

Untuk layanan katering, jemaah akan mendapatkan makan sebanyak 119 kali selama di Tanah Suci, baik di Madinah, Jeddah, Makkah, maupun pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saudi Buka Kuota, Begini Jurus Menag Demi Calon Haji RI


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading