Internasional

Efek Ekonomi Terpukul, 100 Ribu Pejabat China Rapat Darurat!

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
26 May 2022 20:10
Chinese Premier Li Keqiang speaks at the opening session of the National People's Congress (NPC) at the Great Hall of the People in Beijing, China March 5, 2022. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah China menggelar rapat yang diikuti lebih dari 100 ribu pejabat pada Rabu (25/5/2022) waktu setempat. Rapat itu membahas langkah-langkah stabilisasi ekonomi yang terpukul akibat lonjakan kasus Covid-19 yang diikuti penguncian sejumlah wilayah.

Sebagaimana laporan Global Times yang dikutip CNN International, Kamis (26/5/2022), rapat via telekonferensi video itu dihadiri pejabat tingkat provinsi, kota, dan dewan. Pejabat tinggi China pun hadir, termasuk PM Li Keqiang, yang mendesak pejabat mengambil tindakan dalam menjaga sektor ketenakerjaan.

Perekonomian China menderita di berbagai sektor sejak gelombang terbaru Covid-19 menyebar Maret lalu. Ia memaksa penguncian di sejumlah kota besar, tidak terkecuali pusat keuangan Shanghai, di mana banyak orang tidak dapat meninggalkan rumah maupun lingkungan mereka selama 1,5 bulan.

Li mengatakan, dalam beberapa aspek, impak ekonomi yang terlihat pada Maret dan April sudah melampaui 2020 atau awal mula pandemi Covid-19. Ia menunjukkan beberapa indikator termasuk tingkat pengangguran dan produksi industri yang lebih rendah.

Pada awal Mei lalu, Li mengatakan situasi yang dihadapi China "kompleks dan serius". Bank terkemuka dunia seperti UBS pun telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China tahun ini menjadi 3%, meskipun pemerintah memprediksi perekonomian tumbuh 5,5% di 2022.

Rapat digelar setelah Dewan Negara pada Senin lalu meluncurkan 33 kebijakan anyar demi pemulihan ekonomi nasional. Langkah-langkah itu, menurut pemberitaan Xinhua, antara lain memberikan pinjaman kepada usaha kecil hingga memberikan pinjaman kepada industri penerbangan yang terpukul.

Pada pertemuan kemarin, Li mendesak pejabat pemerintah segera menerapkan 33 langkah itu pada akhir Mei nanti. Dewan Negara pun mengirimkan satuan tugas ke 12 provinsi mulai Kamis ini demi mengawasi jalannya kebijakan-kebijakan itu.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Biang Keladi Covid China Meledak & Lockdown 37 Juta Orang


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading