Internasional

Putin Mau Dibunuh! Intelijen Ukraina Ungkap Kejadiannya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 May 2022 13:40
Russian President Vladimir Putin watches a military parade on Victory Day, which marks the 77th anniversary of the victory over Nazi Germany in World War Two, in Red Square in central Moscow, Russia May 9, 2022. Sputnik/Mikhail Metzel/Pool via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. THIS PICTURE WAS PROCESSED BY REUTERS TO ENHANCE QUALITY. AN UNPROCESSED VERSION HAS BEEN PROVIDED SEPARATELY.

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan selamat dari percobaan pembunuhan setelah ia melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Hal ini disampaikan Kyrylo Budanov, Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina.

Budanov mengungkapkan pembunuhan yang gagal itu terjadi dua bulan tak lama setelah Putin memerintahkan pasukan untuk menyerang negara tetangga mereka.

Kepada penerbit Ukraina, Ukrainska Pravda, Budanov mengatakan memang tidak akan ada laporan pembunuhan yang gagal. Namun, dia menegaskan bahwa percobaan itu benar-benar terjadi.


"Dia bahkan diserang oleh perwakilan Kaukasus belum lama ini," kata Budanov, menurut terjemahan wawancara yang dikutip oleh Sky News, dikutip Selasa (24/5/2022).

Adapun, Kaukasus merupakan wilayah antara Laut Hitam dan Laut Kaspia dekat Armenia, Azerbaijan, Georgia, dan bagian selatan Rusia.

"Ini adalah informasi non-publik. Upaya yang sama sekali tidak berhasil, tetapi itu benar-benar terjadi ... sekitar dua bulan yang lalu. Saya ulangi, dia tidak berhasil. Tidak ada publisitas tentang hal ini, tetapi itu terjadi," tambahnya.

Meski begitu, tidak ada rincian lebih lanjut tentang siapa, di mana, kapan, atau bagaimana eksekusi yang gagal itu terjadi.

Percobaan pembunuhan yang gagal ini juga diyakini sebagai upaya keenam untuk mencabut nyawa Presiden Rusia tersebut. 

Dalam wawancara tahun 2017 dengan pembuat film Oliver Stone, Putin memuji pihak keamanannya atas perlindungan yang mereka berikan sepanjang waktu.

"Tiga kali menjadi presiden, lima upaya pembunuhan. Tidak sebanyak (Fidel) Castro, tapi ada lima yang pernah saya dengar," kata Stone.

Terkait upaya pembunuhan yang juga dialami Castro, Putin pun mengaku sempat membicarakan hal itu dengannya. Dia menceritakan Castro lolos dari serangkaian percobaan pembunuhan karena mantan Presiden Kuba itu mengurus keamanannya sendiri.

"Tapi ya, saya melakukan pekerjaan saya. Petugas keamanan melakukan tugas mereka dan mereka masih bekerja dengan cukup sukses," tutur Putin.

Adapun, berita tentang upaya pembunuhan itu menyusul spekulasi yang berkembang seputar kesehatan Putin. Rekaman terbaru pertemuannya dengan sekutu dekatnya, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, menunjukkan tangannya gemetar saat mereka mengobrol.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Perang Dunia Batal, Ini Kata Putin


(tfa/luc)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading