Kabar Baik! Capaian Ini Bikin RI Tahan 'Guncangan' Dunia

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
23 May 2022 16:45
Menteri Keuangan Sri Mulyani Saat Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Mei 2022. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia kini dalam guncangan hebat akibat pandemi covid yang belum selesai, perang Rusia dan Ukraina serta tren kenaikan suku bunga acuan dan pelemahan ekonomi.

Beruntung Indonesia ternyata memiliki senjata ampuh dalam menahan guncangan tersebut. Adalah ekspor.


"Kita melihat surplus bertahan 24 bulan. Ini sesuatu yang bagus dan memberikan daya tahan ekonomi untuk menghadapi guncangan dunia, suku bunga yang naik dan pelemahan ekonomi," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (23/5/2022)

Pada April 2022 surplus neraca perdagangan mencapai US$ 7,56 miliar atau menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah. Ini juga menandakan surplus neraca perdagangan terjadi 24 bulan berturut-turut.

Surplus neraca perdagangan disebabkan nilai ekspor yang mencapai US$ 27,32 miliar atau naik 3,11% dari nilai ekspor Maret 2022 yang mencapai US$ 2,65 miliar.

Realisasi ekspor meningkat karena harga sejumlah komoditas naik di pasar internasional, seperti harga batu bara yang meningkat 2,57% dan kopi 0,1%.

Sementara nilai impor mencapai US$ 19,76 miliar atau turun 10,01% dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 21,96 miliar.

Impor migas mencapai US$3,81 miliar atau naik 9,21% dari US$3,49 miliar pada Maret 2022. Tapi, impor non migas turun 13,65% dari US$ 18,47 miliar menjadi US$15,95 miliar.

Berdasarkan jenis barang, impor konsumsi turun 6,4% menjadi US$1,7 miliar, bahan baku/penolong turun 8,68% menjadi US$15,54 miliar, dan barang modal anjlok 19,34% ke US$2,52 miliar.

Besarnya ekspor memberikan dampak positif terhadap ketahanan eksternal, terutama dalam pasokan valuta asing di pasar keuangan. Maka dari itu meskipun ada gejolak, namun pelemahan nilai tukar relatif terbatas.

"Indonesia tak bisa bebas dari tekanan global, namun lebih baik," tegas Sri Mulyani.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ekonomi Mulai 'Ngegas', Istana Malah Was-was! Ada Apa?


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading