Internasional

Ini Alasan Arab Saudi Larang Warga ke Indonesia

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
23 May 2022 12:05
A Honor Guard member is covered by the flag of Saudi Arabia as Defense Secretary Jim Mattis welcomes Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman to the Pentagon with an Honor Cordon, in Washington, Thursday, March 22, 2018. (AP Photo/Cliff Owen)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Arab Saudi melarang warganya untuk bepergian ke Indonesia. Hal ini terungkap dari pengumuman resmi Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) Saudi, Sabtu, (21/5/2022).

Bukan cuma RI, aturan ini juga berlaku bagi 15 negara lainnya. Alasannya, karena kasus Covid-19 yang terjadi di negara-negara tersebut.


"Warga negara Arab Saudi dilarang bepergian ke 16 negara karena kasus Covid-19 di negara-negara tersebut," kata Jawazat, dikutip dari media Saudi Gazette, Senin (23/5/2022)

"Daftar negara tersebut antara lain Lebanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, Libya, Indonesia, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela."

Mengutip Worldometers, Arab Saudi sendiri memiliki 467 kasus Covid-19 baru dengan dua kematian, kemarin. Dari awal pandemi, negara itu memiliki 763.042 kasus dengan 9.130 kematian.

Indonesia malah mencatat kasus lebih sedikit dari Arab Saudi, di mana ada 227 kasus Covid-19 meski ada tiga kematian kemarin. Total ada 6.052.590 kasus Covid-19 dari awal wabah dengan 156.522 kematian.

Meski pengumuman baru dikeluarkan Jawazat, hingga berita ini diturunkan, keputusan ini tidak berdampak pada warga RI yang ingin ke Arab Saudi. Termasuk umrah dan haji Indonesia tahun ini.

Tapi, negeri Raja Salman itu mengeluarkan sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi, misalnya mengenai batasan usia calon jemaah haji, maksimal berusia 65 tahun. Selain itu, para jamaah haji juga wajib untuk mendapatkan vaksin Covid-19 minimal dosis kedua yang diakui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi dan wajib mengantongi hasil tes PCR negatif dengan sampel yang diambil dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan masih akan melakukan konfirmasi terkait larangan warga Arab Saudi ke Indonesia. Hal ini disampaikan Juru Bicara Kemenlu RI, Teuku Faizasyah

"Perlu di cek terlebih dahulu," ujarnya melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Orang Ini Nyamar Jadi Jamaah Umrah buat Selundupkan Narkoba


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading