Pandemi Covid Bisa Berakhir Pertengahan Tahun Ini, Tapi ...

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
20 May 2022 17:10
Inggris secara resmi mengumumkan menghapus semua aturan hukum pembatasan virus corona (Covid-19). Setelah menghilangkan masker, kini kerajaan itu tak lagi mewajibkan seseorang yang terinfeksi corona melakukan isolasi mandiri (isoman) bahkan menghapus pengujian corona gratis. (AP/Matt Dunham)

Jakarta, CNBC Indonesia - World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia melihat fase akut pandemi bisa berakhir pada pertengahan tahun 2022. Namun tentu saja ada syarat yang dipenuhi.

"Jika sekitar 70% penduduk dunia sudah divaksinasi," tulis Kementerian Keuangan dalam Buku KEM PPKF yang dikutip Jumat (20/5/2022).

Meski demikian, WHO tetap menyatakan bahwa dunia masih harus waspada terhadap Covid-19. Apalagi hingga saat ini, semakin banyak negara yang mendeklarasikan transisi menuju endemi.

"Mayoritas negara (yang transisi menuju endemi) tersebut sudah memiliki cakupan vaksinasi lengkap yang tinggi," tulis Kemenkeu.

Dalam hal ini, Kemenkeu menjelaskan bahwa endemi dapat diartikan sebagai situasi di mana kasus Covid-19 masih akan terjadi di wilayah tertentu, namun dengan tingkat penularan dan kematian yang konstan rendah serta tidak membebani sistem kesehatan secara luar biasa.

Beberapa negara yang sudah mendeklarasikan diri transisi menuju endemi adalah :
- Singapura cakupan vaksinasi lengkapnya sudah 91,3%
- Spanyol dengan cakupan vaksinasi 86,4%
- Denmark vaksinasi mencapai 82,6%
- Malaysia dengan cakupan vaksinasi 80,9%
- Prancis yang sudah memvaksin rakyatnya sebesar 77,9%
- Inggris cakupan vaksinasinya 72,8%.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Peneliti Ungkap Kematian Akibat Pandemi Jauh di Atas Data


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading