Internasional

AS Respons RI soal Undang Ukraina ke G20 Bali

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
28 April 2022 20:04
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dari Kyiv, Ukraina, pada hari Senin (21/3/2022). (Ukrainian Presidential Press Office via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia disebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengundangnya hadir ke G20 Bali. Ini terungkap dari cuitannya Rabu (27/4/2022) malam setelah berkomunikasi via telepon dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Telah berbicara dengan Presiden (bendera RI) Jokowi. Terima kasih untuk mendukung (bendera Ukraina) kedaulatan dan integritas teritorial, khususnya untuk posisi yang jelas di PBB. Keamanan pangan adalah isu yang dibicarakan," ujarnya. "Sangat menghargai undangan ke saya untuk hadir ke pertemuan G20."


Hal ini pun menimbulkan reaksi dari sejumlah negara. Termasuk Amerika Serikat (AS), melalui Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki.

"Itu tentu kita sambut dengan baik. Seperti yang Anda ketahui, Presiden (Joe) Biden baru mengatakan bulan lalu bahwa Ukraina harus dapat berpartisipasi," kata Psaki dalam pernyataan persnya yang dimuat di whitehouse.gov, Kamis"Tetapi kami tidak memiliki konfirmasi lebih lanjut di luar laporan berita, yang tentu saja kami anggap positif."

White House press secretary Jen Psaki speaks during the daily briefing at the White House in Washington, Wednesday, Oct. 27, 2021. (AP Photo/Susan Walsh)Foto: Jen Psaki (AP/Susan Walsh)
White House press secretary Jen Psaki speaks during the daily briefing at the White House in Washington, Wednesday, Oct. 27, 2021. (AP Photo/Susan Walsh)

Selain Indonesia, perlu diketahui G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Inggris, Italia. Ada pula Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, China, Turki, Uni Eropa.

Ukraina sendiri bukan negara anggota. Namun desakan Ukraina hadir muncul seiring tetap diundangnya Rusia ke G20 meski sejumlah negara Barat meminta pemboikotan karena serangan ke Ukraina.

"Kami akan terus terlibat. Dan kami telah menjangkau, tentu saja ke Indonesia, yang menjadi tuan rumah KTT," tambah Psaki. "Ini enam bulan lagi. Biasanya, Presiden (Biden) memang hadir, tetapi saya tidak memiliki apa pun untuk mengonfirmasi tentang perjalanan enam bulan lagi pada saat ini."

Sementara itu di sisi lain, Jokowi juga mencuit komunikasinya dengan Zelensky. Namun tak disebutkan soal undangan G20 ke Ukraina.

"Kemarin, saya bicara dengan Presiden Ukraina @ZelenkyyUa. Saya ulangi, Indonesia mendukung segala upaya negosiasi damai untuk berhasil dan siap memberikan bantuan kemanusiaan," kata Jokowi di akun @jokowi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Alasan Negara Barat Mau Walk-Out di Pertemuan G20


(tfa/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading