Internasional

WHO Warning Penurunan Kasus Covid-19 Global, Kenapa?

News - sef, CNBC Indonesia
25 April 2022 07:50
The logo of the World Health Organization is seen at the WHO headquarters in Geneva, Switzerland, Thursday, June 11, 2009. The World Health Organization held an emergency swine flu meeting Thursday and was likely to declare the first flu pandemic in 41 years as infections climbed in the United States, Europe, Australia, South America and elsewhere. (AP Photo/Anja Niedringhaus)

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui adanya penurunan kasus Covid-19 global beberapa pekan terakhir. Namun, lembaga PBB itu memberi peringatan, meminta tren tersebut ditafsirkan dengan hati-hati.

Mengapa?


Hal ini terkait perubahan strategi Covid-19 banyak negara. Ini menekan data pengujian.

"Tren ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena beberapa negara secara progresif mengubah strategi Covid-19 mereka seperti pengujian," tulis WHO, dalam situation report terbarunya, dikutip Senin (25/4/2022).

"Ini, berdampak ke jumlah keseluruhan pengujian dan dengan demikian jumlah kasus yang lebih rendah terdeteksi."

Sebelumnya, dalam rilis tersebut, WHO menyebut jumlah kasus dan kematian baru Covid-19 terus mengalami penurunan sejak akhir Maret 2022.

Dalam pekan yang berakhir 17 April misalnya, ada 5 juta kasus dan 18.000 kematian, turun 24% dan 12% dari pekan sebelumnya.

Di data yang sama, WHO menyebut lima negara dengan kasus tertinggi pekan lalu. Yakni Korea Selatan (Korsel), Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang.

Sedangkan kematian terbanyak pekan lalu terjadi di Amerika Serikat (AS), Rusia, Korsel. Lalu Jerman dan Italia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Maaf Bukan Menakuti, WHO Catat Covid-19 Global Naik Lagi


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading