Turki Tegaskan Dukungan Kuat untuk Presidensi G20 Indonesia

News - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
23 April 2022 15:50
g20 (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu kembali menegaskan dukungan kuat Turki terhadap presidensi dan prioritas Indonesia di G20. Hal ini ia sampaikan saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Retno Marsudi pada 22 April di Ankara.

Kedua Menlu sepakat untuk melakukan pertemuan MIKTA (Mexico, Indonesia, Korea, Turki dan Australia) di sela-sela pertemuan para Menlu G20, yang direncanakan dilakukan di bulan Juli 2022.

Selain itu, kedua negara juga sepakat meningkatkan kerja sama untuk pemulihan dari pandemi, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi di G20 demi menciptakan ketahanan kesehatan global, dan mendorong transformasi digital dan transisi energi.


Adapun perdagangan bilateral Indonesia-Turki di tahun 2021 mencapai USD2,01 miliar atau meningkat 51,86% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini dapat menciptakan prospek ekonomi yang positif bagi kedua negara.

"Saya harap perjanjian Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA) dapat segera diselesaikan untuk semakin meningkatkan peluang kerja sama antara kedua negara," ujar Retno dikutip dari website Kementerian Luar Negeri, Sabtu (23/4/2022).

Mereka juga sepakat untuk mengintensifkan komunikasi, terutama terkait situasi di Ukraina. Retno mengapresiasi peran Turki dalam mendorong perundingan perdamaian, dan menegaskan kembali pentingnya segera menghentikan perang dan mendorong cara-cara damai untuk mencapai resolusi atas konflik.

Retno menegaskan Indonesia akan terus bekerja, menjalin komunikasi dan konsultasi dengan semua negara anggota agar G20 dapat berkontribusi secara signifikan bagi upaya dunia untuk pulih dari pandemi dan mengatasi dampak perang di Ukraina.

Usai pertemuan, Menlu Retno dan Menlu Mevlut meresmikan gedung KBRI Ankara yang berlokasi di Jalan Sukarno (Soekarno Caddesi). Gedung ini dilengkapi dengan panel surya dan fasilitas yang ramah bagi kelompok difabel, serta museum untuk lebih mendekatkan budaya Indonesia kepada masyarakat Turki.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Duh RI, Negara-negara Barat Akan Walk-Out dari G20 Hari Ini


(dce/dce)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading