Kas Negara Melimpah, Penarikan Utang Turun Rp 200 T

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
20 April 2022 10:36
Menteri Keuangan Sri Mulyani, APBN KITA Edisi April 2022 (Tangkapan Layar Youtube Menteri Keuangan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Realisasi pembiayaan utang sepanjang Maret 2022 tercatat turun 55,6% dibandingkan periode sama tahun lalu. Kas keuangan negara saat ini diklaim sudah jauh lebih sehat setelah dihantam pandemi Covid-19

Berdasarkan data Kementerian Keuangan per Maret 2022, realisasi pembiayaan utang mencapai Rp 149,6 triliun, jauh lebih kecil dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 336,9 triliun.


"Ini menuju pada tren penyehatan," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April, Rabu (20/4/2022).

Merinci lebih jauh, penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) selama periode Maret baru mencapai Rp 133,6 triliun, jauh lebih kecil dibandingkan realisasi pada periode sama tahun lalu yang mencapai Rp 337,2 triliun.

"Tahun lalu defisit meledak karena memang kita sedang pulih, dana belanja covid maupun untuk bansos. Tahun ini kita stabilkan ekonomi dan sehatkan APBN. Tren ini terlihat nyata," kata Sri Mulyani.

APBN KitaFoto: APBN Kita
APBN Kita

Sri Mulyani mengklaim, turunnya penerbitan utang pemerintah tak lepas dari kondisi APBN yang mulai menunjukkan daya tahan yang lebih kuat, di tengah gejolak perekonomian dunia yang makin tak pasti.

"Ini strategi yang sangat pas dan sesuai. Dengan demikian, APBN dapat reputasi dan kredibilitas yang baik. Investor beli SBN kita punya kepercayaan, rating agency memberikan konfirmasi, ini tren perbaikan kita jaga karena memang krisis pandemi belum usai dan muncul risiko baru," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

RI Tambah Utang, Sri Mulyani: Kita Yakin Mampu Bayar!


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading