Ternyata Ini Biang Kerok Awal Mula Harga Migor 'Terbang'

News - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
07 April 2022 17:10
Minyak goreng Fitri 1liter/ minyak tropical 1liter (Tangkapan layar Tokopedia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kurang lebih empat bulan lamanya sejak harga minyak goreng melambung tinggi. Akan tetapi tampaknya belum ada jurus jitu untuk menstabilkan harganya. Pemerintah sempat berinisiatif menurunkan harga minyak goreng ke Rp 14.000/liter dengan skema harga eceran tertinggi (HET). Tapi ini malah menimbulkan masalah baru kelangkaan.

Ada berbagai sudut pandang mengenai kenapa harga minyak goreng mahal dan langka. Secara garis besar setidaknya ada 3 alasan yang diungkap ke publik, yaitu tingginya harga minyak kelapa sawit mentah (CPO), penyaluran bahan baku CPO untuk kepentingan pemanfaatan biodiesel B30, masalah distribusi, hingga panic buying di masyarakat.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi beberapa waktu lalu menyebut bahwa lonjakan harga CPO tak lepas dari kebijakan penggunaan program biodiesel (B30).


Faisal Basri, Ekonom Senior juga menyebut kenaikan harga minyak goreng di tengah penurunan produksi dan ekspor CPO disebabkan karena pergeseran dalam konsumsi CPO.

Akibatnya pasokan CPO untuk minyak goreng menjadi berkurang di tengah permintaan yang meningkat, sehingga mendorong harga.

Namun hal tersebut dibantah oleh Ketua Umum Aprobi M. P. Tumanggor menegaskan bahwa kebutuhan minyak kelapa sawit (CPO) untuk pembuatan biodiesel tidak akan mengganggu pasokan bahan baku minyak goreng, begitupun sebaliknya. Menurutnya, persoalan mahalnya minyak goreng adalah masalah distribusi dan kenaikan harga CPO.

Senada dengan Tumanggor, peneliti senior LPEM FEB-UI Mohamad Revido berpendapat bahwa persoalan harga minyak goreng yang terus naik karena ketidakmampuan Kementerian Perdagangan melakukan pengawasan distribusi dengan baik.

Sementara Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan kelangkaan minyak goreng di pasar karena adanya aksi panic buying karena takut tidak mendapatkan stok. Terutama saat harga minyak goreng diturunkan pemerintah.

Memang persoalan minyak goreng bagai benang kusut yang permasalahannya tak hanya di dalam negeri, namun juga menyangkut kondisi industri sawit global.

Sawit Langka, Harga Meroket,
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading