Warga AS Beli Bensin di Meksiko, Kebijakan Subsidi Dilepas!

News - Novina Putri Besari, CNBC Indonesia
03 April 2022 14:40
Customers wait in line to purchase fuel at the Duck-Thru in Scotland Neck, N.C., on Tuesday, May 11, 2021. The station was doing a brisk business on Tuesday as news of the cyberattack on the Colonial Pipeline spread fear of a gas shortage in rural North Carolina. (Robert Willett/The News & Observer via AP) Foto: Pelanggan mengantre untuk membeli bahan bakar di Duck-Thru di Scotland Neck, NC, pada hari Selasa, 11 Mei 2021. (Robert Willett / The News & Observer via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Meksiko akan menangguhkan subsidi bensin di sejumlah wilayah yang berbatasan langsung di Amerika Serikat (AS). Kebijakan itu sebelumnya dilakukan untuk melunakkan lonjakan harga bensin.

Penangguhan tersebut dilakukan mulai pada 2 April 2022 hingga 8 April 2022 mendatang. Ini akan mencakup kota-kota di perbatasan Tamaulipas, Nuevo Leon, Coahuila, Chihuahua, Sonora dan Baja California, termasuk salah satu wilayah penyeberangan perbatasan tersibuk dunia Tijuana.

Kebijakan itu dilakukan setelah lebih banyak orang AS yang pergi ke wilayah Selatan untuk mengisi bensin kendaraan mereka. Harga bensin di AS lebih tinggi dari Meksiko.

Lonjakan harga bahan bakar di AS setelah perang Rusia dan Ukraina terjadi. Sementara itu menurut Kementerian Keuangan Meksiko, terdapat kekurangan bensin di daerah 'dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan'.

"Di AS, harga bensin lebih tinggi dari Meksiko, dan warga negara itu melintasi perbatasan untuk membeli persediaan," ungkap pihak Kementerian, dikutip dari Reuters, Minggu (3/4/2022).

Subsidi Meksiko diperjuangkan oleh pemerintah Presiden Andres Manuel Lopez Obrador. Sudah sejak lama pemerintah setempat menjanjikan untuk melindungi konsumen dari kenaikan harga.

Kepada Reuters, Wakil Menteri Keuangan Gabriel Yorio mengatakan Meksiko berencana menggunakan pendapatan tambahan dari harga minyak lebih tinggi. Ini untuk mensubsidi harga bensin dan solar secara domestik.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kecelakaan Maut! Truk Terbalik, 54 Orang Tewas


(npb/pgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading