Xi Jinping-Macron Mendadak Telepon Jokowi, Semua Kebingungan!

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
26 March 2022 08:30
Pengarahan Presiden RI Jokowi Tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia, 25 Maret 2022 (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa para pemimpin di dunia sedang dilanda kebingungan dalam menghadapi eskalasi perubahan dunia dalam beberapa waktu terakhir.

Jokowi mengaku menerima panggilan telepon dari sejumlah pimpinan dunia. Mulai dari Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden China Xi Jinping, hingga Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

"Sebelumnya Kanselir Jerman telepon, semuanya sama. Bingung menyelesaikan persoalan yang kita alami bersama," tegas Jokowi dalam pengarahan kepada para gubernur, bupati, dan walikota tentang Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia

Dia menyebut situasi saat ini semakin tidak pasti. Pandemi Covid-19, disrupsi teknologi, hingga perang antara Rusia-Ukraina telah membuat dunia semakin tidak pasti dan sulit untuk dikalkulasi dampaknya. Selain itu, persoalan kelangkaan energi juga membuat sejumlah pimpinan negara menempuh kebijakan extraordinary dalam menyikapi dinamika yang terjadi.

"Kelangkaan energi, naik sekarang US$ 118 per barel. Dua kali lipat. Sehingga negara-negara yang tidak subsidi BBM-nya naik dua kali lipat. Bayangkan kita (harga BBM) naik 10% saja demonya 3 bulan, ini naik dua kali lipat, artinya 100% naik," terang Jokowi.

Bukan hanya BBM, harga gas hingga pangan ikut melonjak saat ini. Beberapa harga pangan yang naik, yakni kedelai dan gandum.

"Karena pemasok gandum dunia Ukraina, Rusia, Belarusia, semua lari ke mana-mana kelangkaan energi, kelangkaan pangan," imbuh dia.

Bahkan, ketersediaan kontainer ikut langka saat ini. Dia pun mengingatkan kelangkaan kontainer tak bisa dianggap sebagai masalah sepele. Pasalnya, hal itu membuat harga sewa kontainer menjadi mahal.

Menurut Jokowi, harga sekarang naik lima sampai enam kali lipat dibandingkan dengan kondisi normal.

"Bapak ibu mau cari 1.000 kontainer bisa satu hari, 2.000 kontainer mudah. Sekarang cari satu sulit karena ada disrupsi, kekacauan yang dampaknya jangan main-main," ujar Jokowi.



[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Saat Rusia Serang Ukraina, China Diam-diam Incar Wilayah Ini


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading