Gak Gampang, Transisi Energi RI Bakal Terganjal 3 Isu Ini

News - Tommy Sorongan, CNBC Indonesia
24 March 2022 16:55

Yogyakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan Indonesia masih memiliki beberapa isu yang harus diselesaikan untuk mencapai target netral karbon atau net zero emission pada 2060 mendatang.

Di sela-sela pembukaan agenda G20 Energy Transition Working Group (ETWG) di Yogyakarta, Kamis (24/3/2022), ia mengatakan tiga isu yang mesti diselesaikan itu adalah akses, teknologi, dan juga pendanaan.

Dia mengatakan, isu akses terkait dengan persoalan bagaimana seluruh masyarakat dapat merasakan dampak adanya peralihan energi ini.


"Khusus mengenai akses, kita harus memberikan akses terhadap masyarakat dan itu butuh infrastruktur yang mendukung," ujarnya.

Selain itu, terkait teknologi, pihaknya masih menimbang beberapa teknologi Energi Baru Terbarukan (EBT) yang dapat digunakan untuk transisi energi ini. Pasalnya, belum semua sumber dan metode pengolahan energi ini kompetitif bagi pelaku usaha.

"Kemudian juga untuk memanfaatkan EBT butuh teknologi pendukung yang reliable dan kompetitif. Dari puluhan teknologi yang ada, baru enam yang dianggap kompetitif," ucapnya.

Lalu, mengenai pendanaan, pihaknya mengharapkan agar negara-negara G20 nantinya bisa memberikan dukungannya terkait peralihan energi ini. Pasalnya, negara-negara G20 memiliki kekuatan ekonomi yang besar dengan menguasai hingga 80% perekonomian dunia.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo sempat mengungkapkan perkiraan kebutuhan pendanaan untuk mencapai target netral karbon pada 2060. Ia menyebut, Indonesia masih memerlukan investasi sebesar US$ 500 miliar atau setara Rp 7.176 triliun untuk mencapai target tersebut.

"Kemudian akan ada tambahan kapasitas sekitar 200 Giga Watt (GW). Sebagian besar berasal dari energi terbarukan. Membutuhkan investasi tambahan US$ 500 miliar," ujarnya dalam seminar seminar 'Renewable Energy Technology as Driver for Indonesia's De-Dieselization' yang merupakan rangkaian dari Sidang Energy Transition Working Group (ETWG) dalam rangka Presidensi G20 di Yogayakarta, Rabu (23/03/2022).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Energi Hijau Dipatok Naik 2x di 2025, Apa Upaya Konkretnya?


(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading