Internasional

Gawat! Rusia Hancurkan Laboratorium di PLTN Chernobyl

News - Lucky Leonard Leatemia, CNBC Indonesia
23 March 2022 13:30
A shelter construction covers the exploded reactor at the Chernobyl nuclear plant, in Chernobyl,Ukraine, Tuesday, April 27, 2021. The Ukrainian authorities decided to use the deserted exclusion zone around the Chernobyl power plant to build a repository where Ukraine could store its nuclear waste for the next 100 years. (AP Photo/Efrem Lukatsky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Serangan yang dilancarkan Rusia terhadap Ukraina telah membuat sejumlah fasilitas riset maupun penelitian hancur. Kali ini, pasukan Negeri Beruang Merah itu dilaporkan menjarah dan menghancurkan sebuah laboratorium di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Chernobyl.

Mengutip BBC News, Badan Negara Ukraina untuk Manajemen Zona Eksklusi mengatakan Rusia menghancurkan laboratorium pusat analisis di sana. Adapun, tempat tersebut banyak menyimpan sampel radionuklida yang sangat aktif.


Ukraina juga mengonfirmasi laboratorium seharga 6 juta euro tersebut juga menyimpan sejumlah peralatan analisis berharga yang tidak di tempat lain di Eropa.

Perlu diketahui, PLTN Chernobyl yang menyebabkan kecelakaan nuklir terburuk di dunia pada 1986 memang sudah tidak berfungsi. Namun, dengan tingginya kebocoran radiasi kala itu, Chernobyl membutuhkan penanganan khusus hingga saat ini.

Sejak serangan Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, lokasi tersebut menjadi salah satu perhatian dari parlemen Ukraina. Adapun, Rusia merebut tempat hitu tak lama sejak serangan pertama dan sempat menahan para pekerjanya sebelum beberapa di antara dilepaskan.

Selain Chernobyl, Rusia juga sempat menyerang (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina.Terkait hal ini, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba melalui cuitan Twitter-nya mengatakan PLTN ini akan memberikan dampak sepuluh kali lebih besar dibandingkan PLTN Chernobyl jika benar-benar meledak.

"Jika meledak, itu akan menjadi 10 kali lebih besar dari Chernobyl! Rusia harus segera menghentikan tembakan, mengizinkan petugas pemadam kebakaran, membangun zona keamanan," tuturnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kenapa Nagasaki-Hiroshima Bisa Dihuni, Tapi Chernobyl Tidak?


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading