Ada 7 Daerah Jawa-Bali Berstatus Level 4, Simak Aturannya!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
15 March 2022 08:45
Infografis/Diperpanjang lagi! ini aturan PPKM Level 4 terbaru/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 7 kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Status ini berlaku hingga 22 Maret 2022 mendatang.

Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 15 Tahun 2022, Senin (15/3/2022), ketujuh wilayah PPKM Jawa-Bali tersebar di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).


Berikut Daftar PPKM Level 4 Jawa-Bali

  • Jawa Tengah

Kota Magelang

  • Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunungkidul

  • Jawa Timur

Kota Madiun

Berikut Aturan Lengkap PPKM Level 4 Jawa-Bali

1. Kegiatan Belajar Mengajar

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Mendikbudristek, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

2. Kegiatan Perkantoran

Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 25% WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Pelaksanaan kegiatan esensial di sektor keuangan dan pasar modal beroperasi 50% yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, dan 25% untuk pelayanan administrasi.

3. Kegiatan Perhotelan non-Karantina

Kegiatan perhotelan non-karantina maksimal kapasitas pengunjung 75% dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan skrining.

Sementara itu, fasilitas ruang kebugaran, meeting room, ruang pertemuan, ballroom, diizinkan dibuka maksimal 75%, di mana penyediaan makanan disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.

Khusus anak usia di bawah 12 tahun wajib menunjukkan hasil negatif antigen H-1 atau PCR H-2.

4. Kegiatan Perbelanjaan

Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari- hari dibatasi jam operasional sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50%.

Untuk apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam.

Sementara itu, pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% dan jam operasional sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat;

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol Kesehatan ketat sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat yang pengaturan teknisnya yang diatur oleh Pemerintah Daerah

5. Kegiatan Mal, Restoran & Bioskop

Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 50% sampai dengan Pukul 20.00 waktu setempat.

Bagi masyarakat yang membawa anak usia di bawah 12 tahun, wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 tahun sampai 12 tahun, wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Khusus bioskop, tetap diizinkan buka dengan kapasitas 25% dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining.

Adapun restoran atau kafe di dalam area bioskop diizinkan makan di tempat dengan kapasitas maksimal 50% dan waktu makan maksimal 60 menit.

Untuk restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung atau area terbuka baik pada lokasi terbuka atau di pusat perbelanjaan diperbolehkan buka hingga pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas 50% dengan waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Bagi restoran/rumah makan dengan jam operasional malam diizinkan beroperasi sejak pukul 18.00 sampai dengan 00.00 waktu setempat dengan kapasitas 50% dengan waktu makan maksimal 60 menit dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

6. Kegiatan Tempat Ibadah

Tempat ibadah seperti Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan dengan kapasitas maksimal 50%

7. Kegiatan di Area Umum & Seni Budaya

Kegiatan di tempat umum seperti area publik, taman, tempat wisata dan area publik lainnya diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25% dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan skrining.

Khusus anak usia 6 sampai dengan 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Adapun untuk kegiatan seni, budaya, olahraga diperbolehkan buka dengan kapasitas maksimal 25% dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

8. Kegiatan di Pusat Kebugaran

Pusat ebugaran/gym diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25% dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

9. Kegiatan Transportasi Umum & Syarat Perjalanan Domestik

Transportasi umum yang mencakup kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa atau rental diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% dan 100% untuk pesawat terbang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;

Adapun persyaratan perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor dan transportasi umum jarak jauh baik itu pesawat udara, bis, kapal laut, dan kereta api akan diatur oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional

10. Pelaksanaan Resepsi Pernikahan

Pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 25% dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat;


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Muncul (Lagi) Daerah PPKM Level 4 di Jawa-Bali, Nih Daftarnya


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading