Harga Tiket Pesawat Melambung Jelang MotoGP, ini Sebabnya

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
14 March 2022 12:30
Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (CNBC Indonesia/ Wahyu Daniel)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga tiket pesawat ke Lombok melonjak jelang penyelenggaraan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia pada 18 - 20 Maret. Saat ini harga tiket menuju Bandara Internasional Lombok dari Soekarno Hatta, Cengkareng mencapai Rp 1 juta lebih dari harga rata-rata sebelumnya Rp500 ribu. 

Jika pantau dari platform e-commerce penjualan tiket pesawat, mulai hari ini, Senin 14 sampai 19 Maret mendatang rata-rata tiket penjualan termurah mulai dari Rp1,2 - 1,6 juta. Untuk 18 Maret 2022 Lion Air menjual tiket dari Soekarno Hatta ke Lombok International Airport seharga Rp1,39 juta, sementara Garuda Indonesia menjual tiket dengan harga Rp1,6 juta.

Lalu pada tanggal 20 Maret dan seterusnya, harga tiket tujuan sama turun ke kisaran Rp546 ribu - 599 ribu. Dimana, Lion Air menawarkan harga termurah, yakni Rp599 ribu, dan tiket Garuda Indonesia dibanderol Rp685 ribu.


Menurut Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier (INACA) Bayu Sutanto kenaikan tersebut normal karena penentuan harga tiket cukup dinamis tergantung permintaan.

"Ada kenaikan harga karena ada lonjakan demand untuk flight ke Lombok International Airport dengan adanya MotoGP," kata Bayu kepada CNBC Indonesia, Senin (14/3/2022).

Selain itu untuk rute penerbangan dari Denpasar ke Lombok dan sebaliknya, terdapat biaya tambahan untuk harga tiket pesawat jelang acara MotoGP.

Hal ini tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2022 tentang Besaran Biaya Tuslah/Tambahan (Surcharge) Tarif Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Selama Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika.

Keputusan Menteri ini berlaku selama kegiatan Mandalika pada 18 Maret sampai 23 Maret, juga selama periode pemesanan tiket mulai tanggal 10 - 23 Maret 2022.

Adapun besaran tambahan biaya yang ditetapkan adalah untuk tipe pesawat jet sebesar Rp323 ribu, sedangkan tipe pesawat propeller yang lebih dari 30 tempat duduk sebesar RP435 ribu. Biaya tambahan ini belum termasuk pajak Pertambahan Nilai (PPn).

Namun biaya tambahan ini tidak wajib diberlakukan oleh Pemegang Sertifikat Standar Angkutan Udara Niaga yang memiliki izin rute dan beroperasi pada rute Lombok Praya - Denpasar (dan sebaliknya).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bakal Diserbu Penonton MotoGP, Gubernur NTB Yakin Hotel Cukup


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading