Efek Perang Ukraina ke Indonesia: Harga Sembako 'Menggila'!

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
14 March 2022 10:54
Pekerja menuang minyak curah milik Tah Lan di pasar Pondok Labu, Jakarta, Rabu, 26/1. Setelah seminggu diberlakukannya kebijakan satu harga, yakni minyak goreng berbanderol Rp 14 ribu per liter, ternyata penyesuaian harga tersebut belum terjadi di pasar tradisional. Satu di antaranya Pasar Jaya Pondok Labu, Jakarta.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Rabu (26/1/2022), harga minyak curah di Pasar Jaya Pondok Labu masih dipatok harga Rp 21 ribu per liternya dan minyak kemasan seharga Rp 20.000 per liter. 

Tah Lan, seorang pedagang warung sembako di Pasar Pondok Labu ini menilai kebijakan pemerintah dengan memberikan subsidi harga minyak sudah bagus.

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga pangan dunia melonjak. Perang Rusia-Ukraina membuat harga berbagai komoditas pangan naik hingga ke rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) secara rutin merilis indeks harga pangan. Pada Februari 2022, indeks harga pangan berada di 140,7. Ini adalah rekor tertinggi sepanjang pencatatan.

"Indeks harga pangan naik 5,3 poin dibandingkan Januari dan 24,1 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka Februari menunjukkan yang tertinggi, melampaui rekor sebelumnya yang terjadi pada Februari 2022.


"Kenaikan harga pada Februari disebabkan oleh sub-kelompok minyak nabati dan produk susu (dairy). Harga serealia dan daging juga naik, sementara gula turun selama tiga bulan beruntun," papar laporan FAO.

Mengutip catatan Refinitiv, harga gandum dan jagung mencatat rekor harga tertinggi. Gandum berjangka yang diperdagangkan di Chicago Board of Trade telah melonjak sekitar 55,63% sejak awal tahun ini. Sementara jagung berjangka melonjak 26% pada periode yang sama.

Pada Rabu (10/3/2022), harga jagung di pasar spot ditutup di US$ 7,35/gantang. Sedangkan harga gandum tercatat US$ 12/gantang.

panganSumber: Refinitiv

"Kekhawatiran seputar produksi dan hambatan ekspor menjadi penyebab kenaikan harga pangan dunia. Hal lain yang juga mendorong kenaikan harga pangan adalah inflasi barang lainnya, terutama energi.

"Kenaikan harga bahan baku ini akan menekan profit margin produsen produk pangan. Pada akhirnya, kemampuan untuk berinvestasi dan berekspansi akan berkurang," papar Upali Aratchilage, Ekonom FAO, dalam laporannya.

Halaman Selanjutnya --> Harga Sembako di Indonesia Merangkak Naik

Harga Sembako di Indonesia Merangkak Naik
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading