Masih Banyak Pedagang Tanah Abang yang Tiarap, ini Sebabnya

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
09 March 2022 19:00
Petugas keamanan di Pasar Tanah Abang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar Tanah Abang sudah mulai kembali bergeliat beberapa waktu terakhir. Meski, masih bisa ditemui banyak kios di pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini yang kosong akibat terkena imbas pandemi.

Ketua Himpunan Pedagang Tanah Abang (Hipta) Yasril Umar mengungkapkan, banyak pedagang yang habis modal selama dua tahun ini. Karenanya, kecil kemungkinan pedagang yang sudah pergi untuk kembali berdagang di Pasar Tanah Abang.

"Agak berat terutama yang ngontrak-ngontrak kios ini. Jadi bisa dibilang mungkin 50% lebih di beberapa lantai tertentu kosong banyak ditinggal pedagang. Lebih dari setengahnya kosong. Kalau untuk lantai-lantai tertentu ramai dalam waktu dekat sulit juga," katanya kepada CNBC Indonesia, Rabu (9/3/22).


Karena itu, perlu dukungan pemerintah, misalnya Perumda Pasar Jaya dalam berupaya merangsang pedagang untuk kembali. Misalnya, ujarnya, dengan kemudahan pembayaran service charge, atau mengimbau pemilik kios kembali dengan kemudahan biaya sewa serta harga murah. Tujuannya terpenting saat ini, kata dia, meningkatkan kunjungan.

"Kalau ada rangsangan atau kemudahan, mudah-mudahan mereka bisa balik lagi ke Tanah Abang. Cuma melihat keadaan terakhir agak berat, kebanyakan sudah kehabisan modal juga. Sudah dua tahun terjadi penurunan bahkan kehilangan omzet," ujarnya.

Imbas sepinya pasar, banyak pemilik kios yang menurunkan harga menjadi sangat murah. Di waktu normal sewa kios per tahun mencapai ratusan juta, namun kemarin bisa turun ke angka puluhan bahkan belasan juta per tahun. Saat ini, belum terlihat adanya kenaikan harga biaya sewa.

"Belum sih (naik harga), kelihatannya orang masih wait and see. Kejadiannya orang masih trauma dengan 2020 lalu, tiba-tiba pasar ditutup. Alhamdulillah mudah-mudahan posisi endemi bisa terus berlanjut, jangan kembali penutupan. Di saat mereka mau panen kan istilahnya," sebut Yasril.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tanah Abang Berdenyut Lagi: Hijab Sampai Beha Impor Marak!


(dce/dce)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading