Daftar Terbaru Instansi yang Bakal Pindah Duluan ke IKN

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
23 February 2022 11:31
Infografis, Desain Terbaru IKN Nusantara

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan segera melantik calon pimpinan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Pelantikan disebut-sebut akan digelar dalam waktu dekat.

Kabar pelantikan bos Ibu Kota baru semakin mencuat setelah Jokowi beberapa waktu lalu resmi meneken Undang-Undang (UU) IKN, sebagai tanda dimulainya pembangunan IKN di pulau Kalimantan.


Jika merujuk pada UU IKN, Jokowi sendiri memiliki waktu paling lambat 2 bulan untuk memilih kepala beserta wakil kepala IKN setelah payung hukum tersebut resmi menjadi UU.

Langkah Jokowi mempercepat Kepala Badan Otorita IKN memang wajar. Pasalnya pada tahap awal, pemerintah akan memindahkan sejumlah instansi untuk langsung menduduki kawasan kota baru tersebut.

Berdasarkan catatan Kementerian PPN/Bappenas, setidaknya ada beberapa instansi yang nantinya akan masuk dalam gelombang pertama dipindahkan ke lokasi ibu kota baru.

Instansi tersebut adalah Kantor Staf Presiden, Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan.

"Minimal strategic public office yang akan pindah," kata Staf Ahli Menteri PPN/Kepala Bappenas Sektor Unggulan dan Infrastruktur Velix Vernando Wanggai, seperti dikutip Rabu (23/2/202).

Pada tahap awal, sebanyak 2.350 pegawai negeri sipil (PNS) akan dipindahkan ke IKN. Namun, deretan abdi negara yang pindah tentu akan berhubungan langsung dengan tugas pemerintahan.

Merujuk pada situs ikn.go.id, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (23/2/2022), pembangunan IKN membutuhkan waktu puluhan tahun yang membentang dari 2022 hingga 2045 mendatang.

Pada tahun ini hingga 2024, akan dilakukan pemindahan tahap awal ke kawasan IKN meliputi pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) alias Pegawai Negeri Sipil (PNS), hingga pembangunan sejumlah infrastruktur dasar hingga Istana Presiden.

Sementara itu, selama periode 2025 - 2035, pemerintah akan membangun IKN sebagai area inti hingga mengembangkan fase kota berikutnya seperti pusat inovasi dan ekonomi.

Kemudian, menyelesaikan pemindahan pusat pemerintahan IKN, mengembangkan sektor ekonomi prioritas, menerapkan sistem insentif untuk sektor ekonomi prioritas, serta mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Adapun pada rentang 2035-2045, akan dibangun infrastruktur dan ekosistem tiga kota di kawasan IKN. IKN juga nantinya akan menjadi destinasi FDI nomor wahid bagi sektor ekonomi prioritas dan menjadi 5 besar destinasi di Asia Tenggara.

Lalu, IKN pada periode 2045 akan ditargetkan dan dikukuhkan reputasinya sebagai "Kota Dunia untuk Semua" dan menjadi kota terdepan dunia dalam hal daya saing.

IKN sendiri akan dijadikan sebagai superhub yang terdiri dari 6 klaster ekonomi meliputi klaster industri teknologi bersih, farmasi terintegrasi, industri pertanian berkelanjutan, ekowisata dan wisata kesehatan, bahan kimia dan produk turunan kimia, dan energi rendah karbon.

Selain itu, IKN juga akan memiliki dua klaster pendukung yakni klaster pendidikan abad ke 21 dan klaster kota pintar dan pusat industri 4.0.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

UU IKN Jokowi Digugat, Istana: Show Must Go On!


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading