Cek Aturan Lengkap soal JHT & JKP, Pekerja Wajib Baca!

News - MAIKEL JEFRIANDO, CNBC Indonesia
15 February 2022 06:10
CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah klaim memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pekerja melalui program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Termasuk aturan terbaru mengenai pencairan JHT diperbolehkan saat pekerja memasuki usia 56 tahun.

Demikianlah disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/2/2022) menjelaskan latar belakang lahirnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT).


Sejatinya JHT merupakan perlindungan pekerja atau buruh untuk jangka panjang, sedangkan JKP adalah perlindungan pekerja atau buruh untuk jangka pendek. Program JHT dirancang sebagai program jangka panjang yang memberikan kepastian tersedianya sejumlah dana bagi pekerja ketika yang bersangkutan tidak produktif lagi, akibat memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Airlangga menjelaskan, manfaat dari program JHT adalah pekerja mendapatkan akumulasi iuran dan pengembangan dan mendapatkan sebagian dari dana sekalipun belum memasuki usia 56 tahun.

"Mempunyai manfaat lain yang dapat dicairkan sebelum masa pensiun dengan persyaratan tertentu, yaitu telah memenuhi masa kepesertaan minimal 10 tahun, dan nilai yang dapat diklaim paling banyak 30% dari jumlah JHT untuk perumahan, atau paling banyak 10% untuk kebutuhan lainnya," jelasnya.

Apabila pekerja bersedia dananya ditahan hingga usia tersebut, menurut Airlangga hal tersebut dapat membantu pekerja mendapatkan manfaat lebih besar.

Apakah Pekerja Terlindungi Saat Kena PHK?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading