Internasional

Menang Banyak, Pfizer Raup Ratusan Triliun dari Obat & Vaksin

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
09 February 2022 20:54
Pfizer CEO Albert Bourla  (AP Photo/Giannis Papanikos, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa farmasi asal Amerika Serikat (AS) Pfizer menargetkan penjualan obat dan vaksin Covid-19 akan menembus US$ 54 miliar atau Rp 700 triliun lebih pada tahun ini. 

Dalam sebuah konferensi pers, CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan penjualan ini kemungkinan besar akan dimotori oleh obat Covid-19, Paxlovid. Khusus obat ini, Pfizer saat ini mengharapkan US$ 22 miliar. Ini didasarkan oleh perjanjian penjualan dengan beberapa negara.

Sejauh ini, Bourla menyebut 20 juta paket Paxlovid telah dijual ke AS. Perawatan itu sendiri dijual dengan harga US$ 530 per paketnya. Harga ini sendiri merupakan harga khusus.


"Jelas, ini hanya sebagian kecil dari 120 juta perawatan yang saat ini kami siapkan untuk diproduksi" tahun ini, kata Bourla kepada analis saham sebagaimana dikutip Al Jazeera, Rabu (9/2/2022).

Untuk vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dengan BioNTech SE, pembuat obat AS itu membuat prediksi bahwa penjualan akhir untuk tahun ini mungkin tidak melebihi US$ 32 miliar. Ini dimotori banyak negara yang mungkin sudah melakukan vaksinasi.

Meski telah meramalkan omset yang cukup besar ini, harga saham Pfizer justru mengalami penurunan sekitar 3%. Analis menyebut bahwa investor mengharapkan angka penjualan obat dan vaksin Covid-19 dapat melebihi angka prediksi ini.

"Melihat ke depan tidak sebaik melihat ke belakang untuk Pfizer sekarang dan itulah sebabnya (harga saham) turun pada laporan yang agak layak," kata trader saham dari Bright Trading LLC, Dennis Dick.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kabar Baik! Obat Covid Bisa Diminum Warga Bumi, Corona End?


(tps/tps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading