Ekonomi RI Ngegas Lagi, Gara-gara Ketiban Durian Runtuh?

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
07 February 2022 13:40
Kepala BPS, Margo Yuwono dalam Konferensi pers  (Tangkapan Layar Youtube BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi Indonesia melesat di akhir tahun 2021, dengan capaian 5,02%. Sehingga untuk keseluruhan tahun pertumbuhan ekonomi nasional berhasil tumbuh positif 3,69%.

"Ini kalau dilihat dari sumber pertumbuhannya, industri pengolahan memberikan andil tertinggi dengan 1,01%," kata Margo Yuwono, Kepala BPS dalam konferensi pers, Senin (7/2/2022)


BPSFoto: BPS
BPS

Margo menjelaskan, pertumbuhan industri pengolahan di kuartal IV sebesar 4,92%. Meliputi industri angkutan yang tumbuh 22,61% sebagai akibat dari dampak insentif kebijakan perpajakan pemerintah.

Selanjutnya industri logam dasar yang tumbuh 11,31% disebabkan oleh peningkatan produksi timah, feronikel dan bauksit. BPS juga mencatat ada peningkatan pada industri batu bara dan pengilangan minyak dan gas bumi dengan 8,58%.

"Industri batu bara dan pengilangan migas tumbuh tinggi," jelasnya.

Seperti diketahui harga komoditas internasional melonjak drastis dalam dua tahun terakhir. Indonesia yang memiliki sumber terbesar dari sederet komoditas tersebut, mendapatkan keuntungan layaknya durian runtuh.

BPSFoto: BPS
BPS


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Industri Kesehatan & Tambang Jadi Juara di Kuartal III-2021


(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading