Omicron Jabodetabek Naik, Luhut: Teater Perang Sesungguhnya!

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
21 January 2022 15:11
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan Saat Memberikan Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas Evaluasi PPKM, 16 Januari 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengemukakan bahwa wilayah Jabodetabek menjadi teater perang sesungguhnya dalam memerangi Covid-19.

Hal tersebut dikemukakan Luhut saat memimpin rapat koordinasi evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali bersama seluruh gubernur Jawa-Bali.

"Hari ini teater sesungguhnya akibat peningkatan kasus terjadi di wilayah Jabodetabek. Untuk itu saya minta Provinsi DKI, Banten, dan Jawa Barat agar segera mengakselerasi vaksinasi booster," kata Luhut dalam keterangan resmi, Jumat (21/1/2022).


Hal tersebut dikemukakan Luhut mengingat Jabodetabek adalah pusat mobilitas. Penyebaran kasus ke provinsi lain pun diperkirakan akan terjadi dengan lebih cepat.

Meskipun belum terjadi peningkatan signifikkan di provinsi lain, namun eks Kepala Staf Kepresidenan itu mengingatkan agar daerah di luar pulau Jawa tetap waspada.

"Upaya flattening the curve atau memperlandai kenaikan kasus positif harus dilakukan untuk mengurangi beban sistem kesehatan. Kuncinya adalah penegakan protokol kesehatan dan akselerasi vaksinasi di tiap daerah," jelasnya.

Luhut mengakui memang terjadi peningkatan kasus varian Omicron. Namun, berdasarkan catatan pemerintah hingga saat ini, tidak ada kasus kematian akibat varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan itu.

Namun, Luhut menggarisbawahi bahwa melihat berbagai pengalaman negara lain, perawatan rumah sakit dan tingkat kematian tetap dapat meningkat saat kasus naik berkali-kali lipat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan saat ini kasus varian Omicron terbanyak berada di DKI Jakarta, dan diperkirakan tidak akan membutuhkan waktu lama untuk menyebar ke daerah sekitarnya.

"Saat ini kita harus kembali meningkatkan testing dan tracing untuk mengetahui penyebaran yang terjadi di sekitar kita, dan terus meningkatkan vaksinasi," kata Budi Gunadi


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tak Cuma Sri Mulyani, Luhut sampai BGS Juga Beri Sinyal Seram


(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading