Daftar Terbaru Wilayah PPKM Level 1-3 Jawa-Bali, Simak!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
18 January 2022 07:20
Infografis/PPKM_Konten/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali selama sepekan ke depan, terhitung sejak 18 Januari hingga 24 Januari 2022 mendatang.

Keputusan perpanjangan PPKM Jawa-Bali diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 3/2022 tentang PPKM Jawa-Bali, seperti dikutip melalui lampiran aturan tersebut, Selasa (18/1/2022).

Mengutip salinan aturan tersebut, terjadi perubahan yang cukup signifikkan terhadap status PPKM kabupaten/kota di wilayah Jawa-Bali. Berdasarkan catatan, terjadi perubahan status PPKM level 1 dari 29 daerah menjadi 47 daerah.


Sementara itu, kabupaten/kota yang berstatus level 2 menjadi 80 daerah dari sebelumnya 95 daerah. Adapun 4 kabupaten/kota yang sebelumnya berstatus level 3, kini berkurang menjadi 1 daerah.

Berikut Daftar Lengkap Wilayah PPKM Jawa-Bali:

PPKM Level 1 Jawa-Bali

Jawa Barat

Kota Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Pangandaran, Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut; 

Jawa Tengah

Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Kabupaten Kendal, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Blora, Kabupaten Demak;

Jawa Timur

Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Tuban, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kota Pasuruan, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Bojonegoro;

Halaman Selanjutnya >>> PPKM Level 2 & PPKM Level 3

PPKM Level 2 & PPKM Level 3
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading